Muhibbah
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif dan Kolaborasi pada Muatan IPAS Menggunakan Model PMT dibantu Media Puzzle Digital Muhibbah; Zain Ahmad Fauzi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.949

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid pada muatan IPAS. Hal ini disebabkan rendahnya aktivitas murid dalam pembelajaran, kurangnya pembiasaan pembelajaran berbasis HOTS, serta pelaksanaan pembelajaran kelompok yang belum optimal. Solusi yang peneliti tawarkan adalah dengan menggunakan model PMT dibantu media Puzzle Digital. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan murid serta menganalisis keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid melalui penerapan model PMT dalam muatan IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif dengan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah murid kelas IVB SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis yang menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 97% menjadi 100%, aktivitas murid dari 44% menjadi 94%, keterampilan berpikir kritis dari 38% menjadi 88%, keterampilan berpikir kreatif dari 31% menjadi 88%, serta keterampilan kolaborasi dari 44% menjadi 100%. Hal ini berdampak positif terhadap ketuntasan hasil belajar murid yang meningkat dari 38% menjadi 94%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PMT dibantu media Puzzle Digital efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS. Penelitian ini dapat dijadikan sumber referensi bagi guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
PERAN ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM Miftahul Janah; Muhibbah; Raihana Zakira
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2024): Mei Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v3i3.1014

Abstract

The role of parents in educating children is certainly very important. Parents are the first madrassa for their children, they are responsible for educating their children about moral values, social norms and a good way of life. Likewise, in Islamic education, parents convey duties and instill commendable behavior in various aspects of life. In Islamic education, parents have a duty that cannot be ignored, and there are things that need to be considered in educating children to become Muslims based on the teachings of the Al-Quran and the Hadith of the Prophet SAW. Parents must also pay attention to the following factors which often hamper children’s growth and development: Lack of use of free time, the enjoyment of playing without time limits, and the enjoyment of relaxing, especially when studying. The problem formulation is as follows. About what children’s education is like according to the Koran and Al-Sunnah, what are the main responsibilities of parents towards their children, and what factors influence the Islamic generation. Children are a precious gift from Allah that are entrusted to their parents, and they are the ones who will be responsible in the afterlife. Therefore, parents have a sacred duty to guide, protect, educate, care for and educate their children with love and responsibility. The main task of parents is to instill in their children noble morals and ethical behavior. Parents must be careful to ensure that their children and other family members fulfill their obligations as Muslims.