Aisyah Amini Panjaitan
Sekolah Tinggi Al-Mukmin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Maharah Istima' Pada Santriwati Kelas VII Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Muttaqin Aek Raso Aisyah Amini Panjaitan; Zahrodin Fanani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1030

Abstract

Maharah istima’ (keterampilan menyimak) merupakan keterampilan berbahasa yang paling awal dipelajari sebelum kalam, qira’ah, dan kitabah, karena menjadi dasar dalam memahami bahasa secara lisan. Namun, pembelajaran maharah istima’ pada santriwati kelas VII Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Muttaqin Aek Raso masih menghadapi kendala, seperti metode pengajaran yang bersifat konvensional serta kurangnya variasi media, sehingga santriwati cenderung pasif dan kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi media audio visual dalam pembelajaran maharah istima’, mengetahui dampaknya terhadap kemampuan menyimak santriwati, serta mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan penggunaan media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, dimana peneliti bertindak sebagai instrumen utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media audio visual dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaa, dan tindak lanjut, dengan menampilkan video percakapan atau cerita yang kemudian ditindaklanjuti dengan pencatatan mufradat, penyimpulan isi, serta evaluasi tulisan dan lisan, penerapan media ini mebawa perubahan positif pada aspek kognitif, afektif, dan antusiasme dibandingkan metode konvensional sebelumnya. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi kendala berupa kurangnya prasana serta keterbatasan waktu persiapan alat. Dengan demikian, media audio visual terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran maharah istima’. Namun, keberhasilannya tetap tergantung pada kesiapan sarana pendukung serta kesesuaian antara media dan materi yang digunakan