Manajemen pembelajaran merupakan faktor penting dalam menjamin efektivitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah ibtidaiyah, namun implementasinya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi masih memerlukan kajian yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pembelajaran bahasa Arab di MI Al-Kautsar Dendang melalui ketiga fungsi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas kepala madrasah, guru bahasa Arab, dan delapan peserta didik yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun secara sistematis melalui penyusunan perangkat pembelajaran yang memuat tujuan, materi, metode, media, dan penilaian. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung sesuai perencanaan melalui penerapan metode Intiqā'iyyah, pengelolaan interaksi belajar yang aktif, serta penggunaan media yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Evaluasi dilaksanakan secara berkelanjutan melalui observasi, tes lisan, tes tertulis, penugasan, dan pemberian umpan balik sebagai dasar perbaikan pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen pembelajaran bahasa Arab dibangun melalui sinergi antara fungsi manajerial kepala madrasah, kompetensi pedagogis guru, dan keterlibatan aktif peserta didik sehingga dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab di madrasah ibtidaiyah.