Pembelajaran mufrodat merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa Arab karena menjadi dasar bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pembelajaran mufrodat pada peserta didik kelas awal sekolah dasar sering menghadapi kendala, seperti rendahnya minat belajar, kesulitan menghafal kosakata, dan kurangnya variasi metode pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah metode bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bernyanyi dalam pembelajaran mufrodat bahasa Arab, mengetahui hasil penerapannya, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan metode bernyanyi pada peserta didik kelas I SD Muhammadiyah Program Unggulan Colomadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi terhadap proses pembelajaran bahasa Arab. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi dilaksanakan melalui kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan memanfaatkan lagu "Balonku Ada Lima" yang dimodifikasi menjadi materi dengan tema mufrodat في الفصل (benda-benda yang ada di kelas). Metode ini mampu meningkatkan antusiasme, motivasi, keberanian, serta kemampuan peserta didik dalam mengingat dan melafalkan mufrodat bahasa Arab. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala, yaitu perbedaan kemampuan menghafal antarpeserta didik serta perlunya kreativitas guru dalam memilih lagu yang sesuai dengan materi pembelajaran. Dengan demikian, metode bernyanyi dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran mufrodat bahasa Arab pada peserta didik kelas awal sekolah dasar