Muhammad Zidan Ardinata
Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Gaya Belajar Generasi Alpha dalam Beradaptasi Kebiasaan Digital Siswa Kelas X di SMA YPK Tenggarong Tahun Pelajaran 2025/2026 Muhammad Akmal Gymnastiar; Muhammad Fauzan Faqih; Muhammad Zidan Ardinata; Ibnu Sayyaf Sabilil Haq; Aditya Septyawan Anwar; Amalia Kartika
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.1139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar dominan Generasi Alpha dan mendeskripsikan adaptasi kebiasaan digital siswa kelas X di SMA YPK Tenggarong tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas tiga siswa kelas X, dua guru mata pelajaran, dan satu orang tua siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar siswa Generasi Alpha didominasi oleh gaya belajar visual dan kinestetik-digital. Siswa lebih mudah fokus dan memahami materi ketika pembelajaran menggunakan gambar, video, animasi, presentasi interaktif, kuis digital, dan proyek berbasis teknologi. Gaya belajar auditori murni kurang efektif apabila berdiri sendiri, namun tetap berfungsi sebagai pendukung ketika dipadukan dengan visual dan multimedia. Kebiasaan digital siswa tampak pada penggunaan internet, YouTube, media sosial, aplikasi pembelajaran, dan alat AI untuk mencari referensi serta menyelesaikan masalah akademik secara mandiri. Kesimpulannya, kebiasaan digital telah membentuk cara siswa menyerap informasi sehingga guru perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih visual, interaktif, berbasis proyek, dan tetap disertai pengawasan agar teknologi digunakan secara produktif
Pengaruh Konsumsi Konten Media Sosial terhadap Karakteristik Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong Putri A’isyah Mardhiyyah; Salsabila Salsabila; Amalia Kartika; Wardatunnisa Wardatunnisa; Paula Ariana Putri; Chika Daniya Inayah; Muhammad Zidan Ardinata
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsumsi konten media sosial terhadap karakteristik mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional atau explanatory research. Responden penelitian berjumlah 62 mahasiswa aktif Program Studi Teknologi Pendidikan. Data dikumpulkan melalui angket berbasis skala Likert yang mengukur konsumsi konten media sosial sebagai variabel X dan karakteristik mahasiswa sebagai variabel Y. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Y = -4,90 + 0,96X. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,70 menunjukkan hubungan kuat antara konsumsi konten media sosial dan karakteristik mahasiswa. Koefisien determinasi sebesar 49% menunjukkan bahwa karakteristik mahasiswa dipengaruhi oleh konsumsi konten media sosial, sedangkan 51% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil uji t menunjukkan t hitung 8,30 lebih besar daripada t tabel 2,000 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi konten media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakteristik mahasiswa. Media sosial dapat mendukung aspek akademik, sosial, dan psikologis mahasiswa apabila digunakan secara bijak, selektif, dan berorientasi pada pengembangan diri