Abstrak - Restoran cepat saji Mie Gacoan sering mengalami antrian panjang yang mengakibatkan waktu tunggu pelanggan menjadi lama dan berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem antrian dan mengidentifikasi bottleneck menggunakan model antrian M/M/c. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data waktu kedatangan dan waktu pelayanan, analisis distribusi data, pemodelan M/M/c, validasi model, serta kalibrasi empiris menggunakan Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model M/M/c standar menghasilkan error prediksi sebesar 84,9% pada hari pertama dan 83,4% pada hari kedua. Setelah kalibrasi empiris dengan faktor koreksi 6,3x, akurasi model meningkat signifikan menjadi error 4,7% dan 5,2%. Konfigurasi dual server terbukti lebih optimal dengan utilisasi 59,7% dan 62,5% serta waktu tunggu rata-rata di bawah 3,5 menit. Simpulan penelitian ini adalah model M/M/c yang dikalibrasi secara empiris mampu memprediksi kinerja sistem antrian restoran dengan lebih akurat dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.Kata kunci: sistem antrian; model M/M/c; bottleneck; kalibrasi empiris; restoran cepat saji; Abstract - Mie Gacoan fast food restaurants often experience long queues, resulting in long waiting times for customers and potentially reducing customer satisfaction. This study aims to evaluate the performance of the queueing system and identify bottlenecks using the M/M/c queueing model. The methods used include collecting arrival and service time data, analyzing data distribution, M/M/c modeling, model validation, and empirical calibration using Python. The results show that the standard M/M/c model produced a prediction error of 84.9% on the first day and 83.4% on the second day. After empirical calibration with a correction factor of 6.3x, the model's accuracy improved significantly to an error of 4.7% and 5.2%. The dual server configuration proved to be more optimal with a utilization of 59.7% and 62.5% and an average waiting time of less than 3.5 minutes. The conclusion of this study is that an empirically calibrated M/M/c model can predict the performance of a restaurant queuing system more accurately and can be used as a basis for operational decision making.Keywords: queueing system; M/M/c model; bottleneck; empirical calibration; fast food restaurant;