Firly Fransiska Nur Adillah
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SANTRI PUTRI BERDASARKAN HEALTH PROMOTION MODEL DI PONDOK PESANTREN PUTRI DARUS SHOLAH Firly Fransiska Nur Adillah; Sri Wahyuni Adriani; Ayesie Natasa Zulka
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12201

Abstract

Latar Belakang: Personal hygiene merupakan perilaku kesehatan yang penting untuk menjaga kesehatan santri putri di lingkungan pondok pesantren. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut adalah dukungan teman sebaya sebagai bagian dari interpersonal influences dalam Health Promotion Model, yang berperan dalam mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Menganalisis hubungan antara dukungan teman sebaya dengan perilaku personal hygiene santri putri di Pondok Pesantren Putri Darus Sholah. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 130 santri yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi, diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas santri memperoleh dukungan teman sebaya tinggi (74,6%) dan memiliki perilaku personal hygiene baik (96,9%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p-value = 0,020 (<0,05) dan r = 0,203, yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan lemah antara dukungan teman sebaya dengan perilaku personal hygiene. Kesimpulan: Dukungan teman sebaya berhubungan dengan perilaku personal hygiene santri putri. Semakin baik dukungan yang diterima, maka perilaku personal hygiene cenderung semakin baik, meskipun perilaku tersebut juga dimungkinkan dipengaruhi oleh faktor lain.