Novela Motowol
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEMEMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA KELAS IV SD NEGERI 21 KABUPATEN SORONG Novela Motowol; Gika Apia; Adi Iwan Hermawan
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.6037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi membaca siswa kelas IV serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan tersebut di SD Negeri 21 Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa masih tergolong rendah. Dari 22 siswa yang menjadi subjek penelitian, sebanyak 12 siswa (54%) berada pada kategori rendah, 7 siswa (32%) kategori sedang, dan hanya 3 siswa (14%) yang berada pada kategori tinggi. Rendahnya kemampuan literasi membaca terlihat pada tiga indikator utama, yaitu kemampuan memahami arti kata dan ungkapan, kemampuan memahami makna tersurat dan tersirat, serta kemampuan membuat kesimpulan bacaan. Selain itu, beberapa faktor yang menghambat kemampuan literasi membaca siswa antara lain: kurangnya kebiasaan membaca di rumah, rendahnya motivasi dan minat membaca siswa, keterbatasan sarana prasarana sekolah khususnya fasilitas literasi, metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional, keterbatasan penguasaan kosakata, serta faktor psikologis seperti rendahnya kepercayaan diri siswa. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru, sekolah, dan orang tua dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa melalui penyediaan sarana baca yang memadai, variasi metode pembelajaran yang lebih interaktif, serta pembiasaan membaca baik di sekolah maupun di rumah.