Indra, Muhammad Farhan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik dan Efektivitas Intervensi Psikoedukatif untuk Mengurangi Perilaku Berkendara Berisiko di Kalangan Remaja: Tinjauan Sistematis Indra, Muhammad Farhan; Kurniawati, Farida
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 41 No 2 (2026): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 41, No. 2, 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v41i2.8123

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab utama kematian remaja secara global, dan berbagai program psikoedukatif telah dikembangkan untuk mengurangi perilaku berkendara berisiko. Studi ini bertujuan memetakan karakteristik dan efektivitas intervensi psikoedukasi dalam mengurangi perilaku berkendara berisiko pada remaja, berdasarkan empat dimensi utama: (1) media; (2) durasi; (3) delivery method; dan (4) komponen psikologis. Studi menggunakan pendekatan systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA pada tiga basis data (Scopus, ProQuest, dan ScienceDirect) dengan rentang publikasi 2015–2025. Sebanyak 4.998 artikel teridentifikasi, dan 73 artikel memenuhi kriteria inklusi. Analisis menunjukkan bahwa video edukatif, e-learning, dan simulator/VR merupakan media yang paling banyak digunakan, dengan durasi dominan berupa sesi tunggal atau program singkat. Delivery paling umum adalah expert-led dan self-guided, sedangkan komponen psikologis yang sering muncul mencakup self-regulation, feedback, self-efficacy, fear appeal, dan normative influence. Sebagian besar studi melaporkan peningkatan pengetahuan, sikap positif, dan niat untuk berkendara aman, namun perubahan perilaku aktual cenderung lebih kecil dan tidak stabil dalam follow-up. Temuan studi ini menunjukkan bahwa intervensi yang menggabungkan media imersif dan komponen psikologis berbasis teori lebih berpotensi efektif dibanding pendekatan informatif saja. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program keselamatan remaja yang lebih adaptif, berbasis bukti, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.