Nabila Dewi Yulianti
UIN Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Burnout Akademik pada Mahasiswa yang Bekerja Paruh Waktu: Studi Fenomenologi Tentang Konflik Peran dan Regulasi Diri Nabila Dewi Yulianti; Niswatun Al-Anah Wibowo; Siti Norhidayah; Surawan Surawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika burnout akademik pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu dengan menyoroti konflik peran dan regulasi diri dalam pengalaman akademik mahasiswa. Mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pelajar dan pekerja berpotensi mengalami tekanan psikologis akibat tuntutan akademik dan pekerjaan yang berlangsung secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam menghadapi tekanan peran ganda tersebut. Partisipan penelitian berjumlah enam mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Palangka Raya yang bekerja paruh waktu dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik fenomenologis melalui proses pengkodean, pengelompokan tema, dan interpretasi makna pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran antara tuntutan kuliah dan pekerjaan memicu munculnya kelelahan fisik dan emosional, penurunan motivasi belajar, serta kesulitan dalam mengatur waktu. Benturan jadwal antara aktivitas akademik dan pekerjaan menjadi salah satu pemicu utama munculnya tekanan psikologis pada mahasiswa pekerja. Namun demikian, mahasiswa juga menunjukkan berbagai strategi regulasi diri, seperti pengelolaan waktu, aktivitas coping emosional, serta pemanfaatan dukungan sosial dari keluarga dan teman untuk mempertahankan keseimbangan antara tuntutan akademik dan pekerjaan.