Pengelolaan arsip digital menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung transformasi digital administrasi pemerintahan daerah, khususnya pada pengelolaan dokumen batas daerah yang tergolong sebagai arsip vital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip digital terkait dokumen batas daerah dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan magang profesi selama 40 hari kerja di Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat sejak 05 Januari hingga 05 Maret 2026. Partisipan penelitian terdiri dari pegawai yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan arsip dan administrasi dokumen. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan arsip digital memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi administrasi, kemudahan temu kembali dokumen, penguatan keamanan arsip, serta mendukung penerapan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Digitalisasi dokumen batas daerah mampu mengurangi risiko kehilangan dan kerusakan dokumen serta meningkatkan aksesibilitas bagi pihak yang berwenang. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi sumber daya manusia di bidang kearsipan digital, sistem arsip yang belum sepenuhnya terintegrasi, serta perlunya penguatan prosedur operasional dan infrastruktur teknologi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip digital terkait dokumen batas daerah di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah berjalan cukup baik dan memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital pemerintahan daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen kearsipan sektor publik serta merekomendasikan penguatan sumber daya manusia, infrastruktur, dan sistem arsip digital terintegrasi guna mendukung tata kelola pemerintahan digital yang berkelanjutan.