Fatma Vintyana
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH CONTENT MARKETING DAN FOMO (FEAR OF MISSING OUT) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION DI TIKTOK SHOP (Studi pada Generasi Z Muslim di Kota Jambi) Fatma Vintyana; Eja Armaz Hardi; M.Maulana Hamzah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14371

Abstract

Di era digital yang terus berkembang pesat, perilakukonsumen mengalami perubahan signifikan seiring denganmeningkatnya penggunaan media sosial sebagai platform belanja. TikTok Shop hadir sebagai platform social commerce yang mengintegrasikan hiburan dan transaksi jualbeli secara langsung, khususnya untuk produk fashion. Fenomena ini mendorong munculnya dua faktor utama yang diduga memengaruhi keputusan pembelian, yaitu content marketing dan Fear of Missing Out (FOMO). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh content marketing dan FOMO terhadap keputusan pembelian produkfashion di TikTok Shop pada Generasi Z Muslim di Kota Jambi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan 100 respondenyang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positifdan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 10,843, sig. < 0,001). FOMO juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 4,891, sig. < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positifdan signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 106,450, sig. = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,681 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan68,1% variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya31,9% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitianini.