Akdila Bulanov
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA SERTA NILAI-NILAI DAN IMPLEMENTASI PANCASILA Akdila Bulanov; Sisri Wahyuni; Yeri Dea Putri; Nurul Putri Suci Hakim; Regita Prahma Suci; Putri Amelia; Ridhatul Husni; Zahwa Aulia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15465

Abstract

Pancasila is the foundation of the state and the ideology of the Indonesian nation which has an important role in social, national, and state life. Pancasila was born through a long historical process during the preparation period for Indonesian independence, starting from the BPUPKI sessions until it was officially ratified by PPKI on August 18, 1945 as the foundation of the Republic of Indonesia. The values contained in Pancasila originate from the culture, traditions, and social life of Indonesian society that have existed for a long time, making Pancasila a guideline for the nation in maintaining unity, justice, and social welfare. This article aims to discuss the history of the birth of Pancasila, the values contained in each principle, and the implementation of Pancasila in everyday life. The method used in this article is a literature study method using sources from books, journals, and scientific documents related to Pancasila. The results of the discussion show that the values of Pancasila include divinity, humanity, unity, democracy, and social justice which can be applied in daily life through attitudes of tolerance, mutual cooperation, deliberation, respecting the rights of others, and maintaining national unity. By understanding the history, values, and implementation of Pancasila, society, especially the younger generation, is expected to be able to apply Pancasila values in everyday life in order to create a harmonious, just, and prosperous society in accordance with the ideals of the Indonesian nation.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL WARGA NEGARA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI TENGAH MENURUNNYA KEPRIBADIAN MASYARAKAT Akdila Bulanov; Aida Sakinah Pane; Elfina Maulida; Juwinda; Laila Khoirina; Lismawati; Rahmi Isratul Izha; Rosa Rahayu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15619

Abstract

Perkembangan modernisasi dan teknologi memberikan pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat. Salah satu dampak yang muncul adalah menurunnya kepedulian sosial, seperti berkurangnya budaya gotong royong, rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial, dan meningkatnya rasa individualisme. Dalam perspektif Islam, tanggung jawab sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Islam mengajarkan nilai-nilai tolong menolong, persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tanggung jawab sosail warga negara dalam perspektif islam serta penerapannya di tengah kehidupan Masyarakat modern. Penelitian mennggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai islam dapat menjadi Solusi dalam meningkatkan Kembali kepedulian Masyarakat sosial Masyarakat melalui Pendidikan agama, kegiatan sosial, dan penguatan nilai persaudaraan.