Hamdani Cibro
Universitas Quality, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI HUKUM WARIS ISLAM TERHADAP KEPEMILIKAN ASET DIGITAL: PENDEKATAN MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH Hamdani Cibro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16949

Abstract

Abstract The rapid advancement of digital technology has created various forms of digital assets with significant economic value, including digital wallets, cryptocurrencies, monetized social media accounts, non-fungible tokens (NFTs), and cloud-based digital storage. This development has raised legal challenges because Islamic inheritance law has not explicitly regulated the inheritance mechanism for digital assets. This study aims to analyze the transformation of Islamic inheritance law concerning digital asset ownership through the perspective of Maqāṣid al-Sharī‘ah. This research employs a normative legal method using conceptual, statutory, and Maqāṣid al-Sharī‘ah approaches. Data were collected through library research involving the Qur'an, Hadith, the Indonesian Compilation of Islamic Law, statutory regulations, academic literature, and previous studies. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The findings indicate that digital assets fulfill the concept of māl (property) in Islamic law and therefore may become inheritable property when legal ownership can be established. The principles of Maqāṣid al-Sharī‘ah, particularly ḥifẓ al-māl (protection of property), provide a normative foundation for reconstructing Islamic inheritance law to ensure legal certainty, justice, and public benefit in the transfer of digital assets in the digital era.
PENYULUHAN HUKUM WARIS ISLAM BAGI MASYARAKAT KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA I KECAMATAN MEDAN DENAI Hamdani Cibro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.17410

Abstract

Abstrak Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai hukum waris Islam masih menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pembagian harta warisan serta memicu konflik antarahli waris. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum dan pemahaman masyarakat mengenai pembagian harta warisan sesuai dengan syariat Islam. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan simulasi pembagian warisan. Sasaran kegiatan meliputi tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat kelurahan, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penentuan ahli waris, bagian masing-masing ahli waris, serta mekanisme pembagian harta warisan berdasarkan Al-Qur'an, hadis, dan Kompilasi Hukum Islam. Penyuluhan juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penyelesaian warisan secara adil untuk mencegah konflik keluarga. Dengan demikian, penyuluhan hukum waris Islam menjadi sarana edukasi yang efektif dalam memperkuat budaya sadar hukum dan penerapan nilai-nilai syariat Islam di tengah masyarakat.