Erlina Zanita
Politeknik Negeri Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN AGAMA SEBAGAI PONDASI ETIKA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME MAHASISWA MELALUI MODEL INTERNALISASI NILAI RELIGIUS DI POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA Erlina Zanita; Indat Nashihin; Eka Putri; Lola Fadilah; Asep Suhendar; Ade Rifani Ardian
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran pendidikan agama dalam membentuk etika akademik dan profesionalisme mahasiswa di Politeknik Negeri Sriwijaya melalui model internalisasi nilai religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap mahasiswa dan dosen pendidikan agama, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama berperan strategis dalam membentuk etika akademik melalui internalisasi nilai kejujuran (ṣidq), amanah, dan tanggung jawab. Selain itu, pendidikan agama juga berkontribusi dalam membentuk profesionalisme mahasiswa melalui nilai ihsan dan itqan yang tercermin dalam sikap disiplin, komitmen kerja, dan orientasi kualitas. Proses internalisasi nilai religius berlangsung melalui pembelajaran formal, keteladanan dosen, serta budaya akademik kampus. Novelty penelitian ini terletak pada pengembangan model internalisasi nilai religius berbasis pendidikan agama yang mengintegrasikan pembentukan etika akademik dan profesionalisme mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi vokasi di Politeknik Negeri Sriwijaya melalui pendekatan kualitatif yang menekankan proses pembentukan karakter secara holistik. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas dan profesional dalam menghadapi tantangan dunia kerja modern