Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep konservasi alam, khususnya dalam hal pengelolaan sampah, pelestarian tumbuhan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep konservasi alam melalui metode outbound dan outdoor learning bagi siswa kelas V SD Inpres 2 Tondo. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lingkungan terbuka sekolah, yang dikombinasikan dengan aktivitas permainan edukatif, kerja sama kelompok, pengamatan lingkungan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan 10 soal pilihan ganda. Data hasil tes dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain untuk mengetahui tingkat peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan setelah mengikuti pembelajaran. Nilai N-Gain skor sebesar 0,95 termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan N-Gain persen sebesar 95% menunjukkan bahwa penerapan outbound dan outdoor learning tergolong efektif. Peningkatan ini menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami konsep konservasi ketika materi disampaikan melalui pengalaman langsung di lingkungan nyata. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga membentuk sikap positif siswa, seperti peduli terhadap kebersihan sekolah, mampu memilah dan membuang sampah dengan benar, menjaga tumbuhan, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepedulian siswa terhadap konservasi alam. Metode outbound dan outdoor learning efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.