Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Financial Distress pada Perusahaan Jasa Service Alat Berat: Studi Kasus Tiga Perusahaan Baru di Kalimantan Barat Mahendra Purnama; Sari Rusmita; Khristina Yunita; Nina Febriana Dosinta
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 11, No 1 (2026): Journal Akuntansi Manajerial
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v11i1.8993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab financial distress pada tiga perusahaan jasa service alat berat di Kalimantan Barat dengan pendekatan studi kasus multipel. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia sekaligus kerentanannya terhadap kegagalan usaha akibat keterbatasan modal, rendahnya literasi akuntansi, serta lemahnya pengelolaan keuangan. Fenomena distress dalam konteks jasa service alat berat memiliki karakteristik unik karena sektor ini membutuhkan modal besar, menghadapi risiko piutang tinggi, dan bergantung pada hubungan dengan vendor serta klien korporasi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi keuangan sederhana, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berkembang secara bertahap melalui pola pengelolaan kas yang tidak disiplin, penundaan pembayaran vendor, penggunaan dana untuk aset tidak produktif, serta pencampuran kepentingan pribadi dengan keuangan perusahaan yang melanggar prinsip entity concept. Selain itu, keterbatasan modal kerja dan rendahnya pemanfaatan sistem akuntansi memperburuk kondisi likuiditas dan memicu agency problem. Kasus PT C memberikan bukti bahwa keterlibatan akunting sejak awal mampu memitigasi distress dengan penerapan pemisahan keuangan, pengendalian arus kas, dan pemanfaatan laporan akuntansi sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini memperkuat teori financial distress, working capital management, dan stakeholder theory, sekaligus menambahkan kebaruan berupa perspektif insider yang jarang diulas dalam literatur UMKM Indonesia. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya literasi akuntansi manajerial, disiplin pembayaran kewajiban, serta penguatan peran akunting sebagai instrumen kontrol dan strategi keberlanjutan usaha.
Pengaruh Leverage, Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Miran Aidil Rahman; Ibnu Aswat; Sari Rusmita
Bursa : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jeb.v5i3.2328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, likuiditas, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 9 perusahaan dengan 36 observasi selama empat tahun. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan leverage, likuiditas, dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, leverage dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage, likuiditas, maupun profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa profitabilitas menjadi faktor yang lebih menentukan nilai perusahaan dibandingkan leverage dan likuiditas, sementara ukuran perusahaan belum mampu memperkuat hubungan antara variabel keuangan tersebut dengan nilai perusahaan pada perusahaan subsektor farmasi selama periode penelitian.   This study aims to analyze the effects of leverage, liquidity, and profitability on firm value, with firm size as a moderating variable. The population consists of pharmaceutical subsector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2023 period. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 9 companies with 36 observations over four years. The data were analyzed using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The results show that leverage, liquidity, and profitability simultaneously have a significant effect on firm value. Partially, leverage and liquidity do not have significant effects on firm value, whereas profitability has a positive and significant effect. The moderation analysis shows that firm size does not moderate the effects of leverage, liquidity, or profitability on firm value. These findings indicate that profitability is a more important determinant of firm value than leverage and liquidity, while firm size is not able to strengthen the relationships between these financial variables and firm value among pharmaceutical subsector companies during the study period.