Berlinda Setyo Yunarti
Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Daerah sebagai Mediator dalam Pembelajaran Agama Katolik Bagi Siswa SD YPPK St. Samuel Mokbiran Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan Berlinda Setyo Yunarti; Elisabeth Kanyek
JURNAL PASTORAL KATEKETIK Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pastoral Kateketik (JPKAT)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Touye Paapaa Deiyai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70343/503vvj60

Abstract

This study aims to analyze the use of local language as a mediator in learning Catholic Religion for students of SD YPPK St. Samuel Mokbiran in Boven Digoel Regency, South Papua Province. The background of this research is the limited mastery of Indonesian language by students who are more fluent in Muyu Kawiyet local language. Qualitative research method was used with data collection through observation and interview. The results show that the use of local language in the learning process helps students understand religious materials better, especially the main prayers of Catholicism. However, it also hinders their mastery of Indonesian, which impacts on their overall academic development. This study suggests the increased use of bilingual approaches and the provision of more adequate learning facilities to overcome this problem.
Pengaruh Pendidikan Agama Katolik terhadap Resiliensi Spiritual Mahasiswa Di Era Digital: Studi pada Mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke Berlinda Setyo Yunarti
JURNAL PASTORAL KATEKETIK Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pastoral Kateketik (JPKAT)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Touye Paapaa Deiyai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70343/fkd5kb15

Abstract

Era digital menghadirkan tekanan psikologis dan sosial yang menuntut mahasiswa memiliki ketahanan spiritual yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh Pendidikan Agama Katolik (PAK) terhadap resiliensi spiritual mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke di era digital. Pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana digunakan dalam penelitian ini. Sampel berjumlah 35 mahasiswa aktif program studi Pendidikan Keagamaan Katolik dengan kondisi ekonomi di bawah rata-rata, dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert (1–5) sebanyak 30 item per variabel, yang telah dinyatakan valid (r hitung > 0,334) dan sangat reliabel (Cronbach Alpha: X = 0,991; Y = 0,992). Hasil analisis menunjukkan bahwa PAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi spiritual mahasiswa, dengan persamaan regresi Y = 1,785 + 1,008X, nilai R = 0,943, dan koefisien determinasi R² = 0,890. Artinya, 89,0% variasi resiliensi spiritual mahasiswa dijelaskan oleh variabel PAK. Uji hipotesis menghasilkan t hitung (16,304) > t tabel (2,034) dengan p = 0,000, sehingga H₁ diterima. Secara deskriptif, 80,0% mahasiswa memiliki persepsi tinggi atau sangat tinggi terhadap PAK, dan 82,8% memiliki tingkat resiliensi spiritual yang tinggi atau sangat tinggi. Temuan ini membuktikan bahwa PAK bukan sekadar transmisi pengetahuan doktrinal, melainkan proses pembinaan spiritual yang secara nyata membentuk ketahanan batin mahasiswa melalui lima dimensi utama: pemahaman ajaran iman, internalisasi nilai moral, refleksi spiritual, penghayatan rohani, dan relevansi iman di era digital.