Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH METODE EKSTRAKSI DAUN SAGA (Abrus precatorius L.) DENGAN PELARUT NADES TERHADAP KADAR FENOLIK DAN FLAVONOID TOTAL Renny Amelia; Trysha inka Lutfi Pratami; Didi Rohadi; Tomi
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/1d1xbd48

Abstract

Daun saga (Abrus precatorius L.) merupakan tanaman obat tradisional yang mengandung senyawa bioaktif, terutama flavonoid dan fenolik, yang berperan sebagai antioksidan. Pemilihan metode ekstraksi sangat mempengaruhi kadar senyawa yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar flavonoid total dan fenolik total ekstrak daun saga menggunakan pelarut ramah lingkungan Natural Deep Eutectic Solvent (NADES) melalui dua metode, yaitu maserasi dan Microwave Assisted Extraction (MAE). Penelitian dilakukan di laboratorium dengan serbuk daun saga yang diekstraksi menggunakan NADES berbasis asam laktat dan natrium asetat. Kadar flavonoid total ditentukan dengan metode AlCl₃, sedangkan kadar fenolik total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteu menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Data dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MAE menghasilkan kadar flavonoid dan fenolik lebih tinggi dibandingkan maserasi, uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05). Dengan demikian, MAE dapat dianggap memiliki efisiensi lebih baik diibanding maserasi dan berpotensi direkomendasikan sebagai metode ekstraksi senyawa bioaktif daun saga.