Indonesia memasuki pemilihan umum pada 2024. Momentum ini menjadi pesta demokrasi rakyat memilih pemimpin baru. Pada masa ini, media memiliki peran penting dalam memublikasikan berita kepada publik, termasuk menciptakan isu-isu kepada publik. Tahun ini, sekaligus menjadi tahun yang penuh ujian bagi media massa. Terutama dalam memegang prinsip independensi, keberimbangan dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada Kompas.com dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Agenda Setting yang dikembangkan Maxwell McCombs dan Donald Shaw, untuk memeriksa bagaimana media menciptakan isu yang diberitakan. Peneliti mengupas sejauh mana independensi media terhadap isu-isu politik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam (indept interview) dan studi dokumen. Hasil penelitian yang digali melalui cara pandang induktif menunjukkan bahwa Kompas.com menghadirkan pemberitaan yang independen. Sikap itu dibangun dari kerangka berpikir para editor sejak dalam ruang redaksi. Ada kebebasan yang ditawarkan oleh redaksi kepada jurnalis dalam meliput isu-isu politik. Terkait pemilihan isu berita politik, redaksi juga mengambil sikap keberimbangan dalam menyajikan berita. Mulai dari ruang berita, intensitas hingga nada dalam pemberitaan. Redaksi juga berhati-hati dalam pemilihan narasumber, karena dapat menentukan arah pemberitaan yang cenderung bersifat politis. Penggunaan data dalam proses jurnalistik, membantu Kompas.com dalam menghadirkan berita yang lebih berkualitas.