Ranly Joily Johnly
STA Batu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Migrasi Jemaat dan Dampaknya terhadap Keberlanjutan Pelayanan di Gereja Pedesaan Elisa Sumual; Djoko Santoso; Semuel Ruddy Angkouw; Ranly Joily Johnly
KHAMISYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2 (2026): APRIL
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Batu, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71415/jkmy.v3i2.76

Abstract

The background of the problem in this study stems from the researcher's observation regarding the increasingly concerning condition of churches in rural areas due to the migration of congregants. In presenting this study, the researcher uses a case study approach to examine the impact of congregation migration on the sustainability of churches in rural areas. The findings of the study indicate that the migration of congregation members from rural areas to urban environments has emerged as a significant concern regarding the sustainability of church services in rural areas, particularly in response to rapidly evolving social dynamics. This investigation is based on a significant reduction in the population of active congregants in village churches, particularly among the younger demographic who choose to leave their native areas in search of higher education and job opportunities in urban environments. Such transitions not only affect the numerical dimension of church attendance but also impact various qualitative aspects of church life, including reduced involvement in ministry, decreased availability of ministry personnel, and disruptions in the training and cultivation of local church leadership. ABSTRAKDasariah latar-belakang  masalah dalam kajian ini berangkat dari observasi peneliti terkait semakin memprihatinkannya kondisi gereja-gereja di pedesaan karena mograsi jemaat. Di dalam memaparkan kajian ini, peneliti menggunakan pendekatan studi kasus untuk apa dampak migrasi jemaat terhadap keberlanjutan gereja di dipedesaan. Temuan dari kajian mengemukakan bahwa peristiwa migrasi di antara anggota jemaat dari daerah pedesaan ke lingkungan perkotaan telah muncul sebagai perhatian signifikan mengenai keberlanjutan pelayanan gerejawi di daerah pedesaan, terutama dalam menanggapi dinamika sosial yang berkembang dengan cepat. Penyelidikan ini didasarkan pada pengurangan nyata dalam populasi jemaat aktif di dalam gereja-gereja desa, khususnya di antara demografi muda yang memilih untuk meninggalkan daerah asli mereka untuk mencari peluang pendidikan yang lebih tinggi dan pekerjaan di lingkungan perkotaan. Transisi semacam itu tidak hanya mempengaruhi dimensi numerik kehadiran gereja tetapi juga membawa dampak bagi beragam aspek kualitatif kehidupan gerejawi, meliputi berkurangnya keterlibatan dalam pelayanan, penurunan ketersediaan personel pelayanan, dan gangguan dalam pelatihan dan kultivasi kepemimpinan gereja lokal. Kata Kunci: Migrasi, jemaat, gereja pedesaan