Khamisyim : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Vol 3, No 2 (2026): APRIL

Migrasi Jemaat dan Dampaknya terhadap Keberlanjutan Pelayanan di Gereja Pedesaan

Elisa Sumual (STA Batu)
Djoko Santoso (STA Batu)
Semuel Ruddy Angkouw (STA Batu)
Ranly Joily Johnly (STA Batu)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

The background of the problem in this study stems from the researcher's observation regarding the increasingly concerning condition of churches in rural areas due to the migration of congregants. In presenting this study, the researcher uses a case study approach to examine the impact of congregation migration on the sustainability of churches in rural areas. The findings of the study indicate that the migration of congregation members from rural areas to urban environments has emerged as a significant concern regarding the sustainability of church services in rural areas, particularly in response to rapidly evolving social dynamics. This investigation is based on a significant reduction in the population of active congregants in village churches, particularly among the younger demographic who choose to leave their native areas in search of higher education and job opportunities in urban environments. Such transitions not only affect the numerical dimension of church attendance but also impact various qualitative aspects of church life, including reduced involvement in ministry, decreased availability of ministry personnel, and disruptions in the training and cultivation of local church leadership. ABSTRAKDasariah latar-belakang  masalah dalam kajian ini berangkat dari observasi peneliti terkait semakin memprihatinkannya kondisi gereja-gereja di pedesaan karena mograsi jemaat. Di dalam memaparkan kajian ini, peneliti menggunakan pendekatan studi kasus untuk apa dampak migrasi jemaat terhadap keberlanjutan gereja di dipedesaan. Temuan dari kajian mengemukakan bahwa peristiwa migrasi di antara anggota jemaat dari daerah pedesaan ke lingkungan perkotaan telah muncul sebagai perhatian signifikan mengenai keberlanjutan pelayanan gerejawi di daerah pedesaan, terutama dalam menanggapi dinamika sosial yang berkembang dengan cepat. Penyelidikan ini didasarkan pada pengurangan nyata dalam populasi jemaat aktif di dalam gereja-gereja desa, khususnya di antara demografi muda yang memilih untuk meninggalkan daerah asli mereka untuk mencari peluang pendidikan yang lebih tinggi dan pekerjaan di lingkungan perkotaan. Transisi semacam itu tidak hanya mempengaruhi dimensi numerik kehadiran gereja tetapi juga membawa dampak bagi beragam aspek kualitatif kehidupan gerejawi, meliputi berkurangnya keterlibatan dalam pelayanan, penurunan ketersediaan personel pelayanan, dan gangguan dalam pelatihan dan kultivasi kepemimpinan gereja lokal. Kata Kunci: Migrasi, jemaat, gereja pedesaan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

khamisyim

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

KHAMISYI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani merupakan wadah bagi setiap penulis, peneliti baik para dosen maupun mahasiswa, yang ingin mempublikasikan naskah penelitian dalam bentuk penelitian literature maupun penelitian lapangan. Adapun Fokus dan Scope ruang lingkup KHAMISYIM Jurnal ...