Nuning Indah Pratiwi
Universitas Pendidikan Nasional, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Word of Mouth Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Warung Madhtoya di Jimbaran Gusti Made Jeananta Suputra; Nuning Indah Pratiwi; I Gusti Ngurah Darma Paramartha; Sahri Aflah Ramadiansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pemasaran Word of Mouth dalam meningkatkan loyalitas pelanggan Warung Madhtoya di Jimbaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan ditentukan menggunakan purposive sampling yang melibatkan 11 partisipan, terdiri dari pelanggan tetap, pelanggan baru, pengelola, pegawai, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Word of Mouth berperan penting dalam membangun loyalitas pelanggan secara alami melalui pengalaman positif konsumen terhadap cita rasa, harga, dan pelayanan. Mekanisme Word of Mouth dianalisis menggunakan konsep 5T (Talkers, Topics, Tools, Taking Part, dan Tracking), di mana pelanggan tetap menjadi penyebar utama informasi, dengan topik utama terkait kualitas produk dan suasana warung. Strategi ini terbukti lebih kredibel dan efektif bagi UMKM karena mampu meningkatkan kepercayaan, jumlah kunjungan, serta hubungan jangka panjang dengan pelanggan tanpa biaya promosi yang besar.
Constructing Religious Moderation and Multiculturalism: A Case Study of Pulukan Village, Jembrana Regency, West Bali A.A. Ngurah Anom Kumbara; Nuning Indah Pratiwi; Susilo Edi Purwanto; I Wayan Suardiana
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 16 No. 2 (2026): Bali Overtourism
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2026.v16.i02.p08

Abstract

Jembrana Regency in West Bali is a multicultural region shaped by long-standing religious, ethnic, and cultural diversity, further reinforced by its historical ties with neighboring Java through migration and trade. Using Pulukan Village as a case study, this research examines how religious moderation and multiculturalism are constructed in everyday community life. The study employs a qualitative approach combining critical ethnography and ethnomethodology. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis involving religious leaders, customary leaders, village officials, and community members from diverse religious and ethnic backgrounds. The findings show that religious moderation is sustained not only through formal policies but also through everyday practices, including cooperation, interfaith participation in community activities, and dialogue-based conflict resolution. Multiculturalism is strengthened through continuous interaction, adaptation, identity negotiation, and mutual recognition of differences. This study demonstrates how locally rooted values and participatory community practices can foster social cohesion and provides insights for promoting religious moderation in other multicultural settings.