Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pertumbuhan Investor Ritel Dan Likuiditas Perdagangan Pasar Modal Indonesia: Bukti Empiris 2021-2025 Fajar Rakasiwi Syamsuddin; Hasmiana Hasmiana
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8494

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji keterkaitan antara perluasan basis investor ritel dan likuiditas perdagangan pasar modal Indonesia selama 2021-2025. Isu ini penting karena pertumbuhan jumlah Single Investor Identification (SID) sering dipakai sebagai indikator keberhasilan inklusi pasar modal, sedangkan kualitas pasar tidak hanya ditentukan oleh banyaknya akun investor, tetapi juga oleh intensitas transaksi, kedalaman order, serta keberlanjutan partisipasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-eksplanatori dengan data sekunder tahunan dari publikasi Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. Jumlah investor diproksikan dengan total SID pasar modal pada akhir tahun, sementara likuiditas perdagangan diproksikan melalui rata-rata nilai transaksi harian (RNTH). Teknik analisis meliputi penyusunan tren tahunan, perhitungan pertumbuhan, CAGR, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa investor pasar modal meningkat dari 6,84 juta pada 2021 menjadi 20,35 juta pada 2025, sedangkan RNTH meningkat lebih moderat dari Rp13,39 triliun menjadi Rp18,06 triliun. Korelasi antara jumlah investor dan RNTH bernilai positif moderat, tetapi belum signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa ekspansi investor ritel berpotensi mendukung pendalaman pasar, namun dampaknya terhadap likuiditas bergantung pada kualitas partisipasi, literasi, kondisi makro, sentimen, dan struktur transaksi. Artikel ini merekomendasikan penguatan edukasi berbasis perilaku, peningkatan kualitas informasi emiten, serta evaluasi indikator pengembangan pasar yang tidak hanya menekankan jumlah investor. Kata kunci: investor ritel, likuiditas pasar, pasar modal, rata-rata nilai transaksi harian, Indonesia