Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran peer group dalam meningkatkan motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa serta memahami dinamika kelompok pertemanan dalam kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 14 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki kelompok pertemanan tetap dan aktif dalam interaksi akademik di kampus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan “bahwa peer group memiliki peran penting dalam kehidupan akademik mahasiswa. Kelompok pertemanan terbentuk melalui proses interaksi sosial yang berlangsung secara alami berdasarkan kedekatan emosional, intensitas komunikasi, pengalaman bersama, serta kesamaan tujuan selama menjalani perkuliahan. Peer group berfungsi sebagai sumber motivasi belajar melalui kebiasaan saling membantu, berbagi informasi akademik, belajar bersama, serta memberikan dukungan emosional antaranggota kelompok. Selain itu, peer group juga berperan dalam memperkuat academic resilience mahasiswa melalui dukungan sosial, kerja sama, dan kebiasaan saling mengingatkan ketika menghadapi” tekanan akademik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dinamika kelompok pertemanan tidak selalu memberikan pengaruh positif. Aktivitas nongkrong yang berlebihan, suasana pertemanan yang terlalu santai, serta kebiasaan menunda tugas dapat menurunkan fokus belajar dan kedisiplinan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan dalam memilih lingkungan pertemanan yang suportif, menjaga keseimbangan antara aktivitas sosial dan akademik, serta tetap memiliki tujuan akademik yang jelas. Dengan demikian, peer group menjadi salah satu faktor sosial yang berpengaruh dalam membentuk motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.