Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

My Waste, My Responsibility: Waste Management Education for Students in Elementary School Darman Manda; Dyan Paramitha Darmayanti; Sulmiah Sulmiah; Maya Kasmita; Asri Nur Aina
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): October
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2434

Abstract

The ‘My Waste, My Responsibility’ socialisation was held at SD Negeri Tamalanrea, Makassar, on 29 May 2024, aiming to raise the awareness of students, teachers, and parents about the importance of good and proper waste management. This activity involved students from various levels, teachers, and 7th year Teaching Campus students as facilitators. The methods used include the delivery of educational materials, video playback, and direct waste sorting simulations. The results of the activity showed an increase in students' understanding in sorting organic and inorganic waste and an increase in the involvement of teachers and parents in supporting this good habit. However, some challenges are still faced, such as differences in students' level of understanding and limited waste management facilities at school. It is recommended to integrate learning related to environmental hygiene in the school curriculum, improve waste sorting facilities, and conduct regular monitoring to ensure the sustainability of the socialisation results. This socialisation is an important first step in creating a sustainable hygiene culture in schools.
Integrated Literacy Program in the "Kampus Mengajar" Policy in Elementary Schools Novayanti Sopia Rukmana; Febrianto Syam; Dyan Paramitha Darmayanti; Darman Manda; Nur Fadhilah Umar
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i3.2510

Abstract

Literacy is a crucial factor in enhancing education quality, particularly in the digital era. However, data from PIRLS 2021 reveals that Indonesian students, including those in Makassar City, still demonstrate low literacy levels. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of an integrated literacy program within the Teaching Campus policy at UPT SPF SD Inpres Tello Baru. Using a qualitative approach with a pre-test and post-test design, the study involved 62 students from grades 4 and 5, as well as school principals, teachers, library staff, and Teaching Campus participants. The program consisted of three components: reading clinics, literacy fun games, and library revitalization. The findings indicate a significant improvement in students’ literacy. The reading clinic enhanced fluent reading in 68.2% of students receiving intensive support. Participation in literacy activities rose to 72.5% through fun games, while daily library visits increased from 5–8 to 15–20 students, with longer durations. Reading comprehension scores improved by 42%, with 85% of students achieving greater fluency and 75% showing better retelling skills. Despite challenges such as limited time and varying student abilities, the program’s success was driven by collaboration among Teaching Campus participants, school staff, and students. The results confirm that a holistic literacy approach—combining personalized guidance, interactive learning, and infrastructure enhancement—can effectively strengthen literacy culture in primary schools.
Sosialisasi Content Marketing Untuk Pemula Dalam Mengembangkan Usaha Bagi Mahasiswa Administrasi Bisnis Yusi Irensi Seppa; Siti Syarifah Wafiqah Wardah; Maya Kasmita; Andi Muhammad Rivai; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i3.2410

Abstract

The success of a business really depends on how it is managed, the innovations and modifications made so that the products or services offered can continue to compete and become the choice of customers and one of these can be realized by using Content Marketing. This Community Service aims to provide knowledge and understanding to Business Administration Study Program students regarding Content Marketing for Beginners in developing businesses. This service activity focuses on Content Marketing Socialization material for Beginners in Developing Businesses for Business Administration Students, especially Class of 2023 students, Faculty of Social Sciences and Law, Makassar State University. From the results of this evaluation, it can be seen that the majority of socialization participants strongly agree with the evaluation results of socialization activities and can feel the benefits very well. Understanding the optimal use of Content Marketing for Beginners in Developing a Business will provide benefits for students.
Penguatan Modal Sosial Melalui Kegiatan Gotong-Royong Jumat Bersih di Desa Timbuseng, Kabupaten Gowa Sanya Randan; Nurul Ima Ningsih; Rafika Ainul Rifki; Sahra Al Zahrani; Andi Rahmadani; Shaskia Hani Putri; Novita Teken; Kay Ilonka; Lira Virna Sudirman; Sulfianti Sulfianti; A Muh Fiqri La Ali Akbar; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4373

Abstract

Kegiatan pengabdian ini mengkaji peran kerja bakti "Jumat Bersih" di Desa Timbuseng, Kabupaten Gowa, dalam memperkuat modal sosial masyarakat pada dimensi kepercayaan, jaringan kerja sama, dan norma sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif, wawancara terhadap tiga informan kunci, dan dokumentasi, tim pengabdi terlibat langsung dalam kegiatan pada 1 Mei 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kepercayaan terbangun melalui keteladanan konsisten perangkat desa, jaringan kerja sama terbentuk secara inklusif lintas elemen masyarakat dengan dukungan komunikasi digital dan tradisional, serta norma sosial ditegakkan melalui partisipasi sukarela dengan sanksi hanya pada pelanggaran kebersihan. Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat solidaritas dan kebanggaan kolektif warga. Berdasarkan kegiatan ini disimpulkan bahwa kerja bakti rutin merupakan mekanisme vital dalam merevitalisasi modal sosial masyarakat desa.
Edukasi Promosi UMKM Berbasis Facebook di Jalan Tinumbu Makassar Elisabeth Ana Herlin; Serlina Febrianti; Nuraeni Nuraeni; Citra Glorya Pongdatu; Asnira Sainuddin; Aurelie Indyta Chrisvani; Naila Nur Fadillah; Andi Tenri Rama Devi; Nur Ika Sari; Sri Malem Br Bangun; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4385

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar masih mengandalkan model pemasaran konvensional sehingga mengalami keterbatasan jangkauan pasar di era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku UMKM melalui workshop edukasi promosi berbasis Facebook yang mencakup teknik foto produk, copywriting caption, serta optimalisasi Facebook Ads dan Marketplace. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Mei 2026 dengan melibatkan 24 pelaku UMKM dari sektor kuliner, fashion, dan kebutuhan rumah tangga. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif melalui kombinasi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung (hands-on experience) menggunakan smartphone pribadi peserta. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner berskala Likert tiga tingkat yang diisi oleh seluruh 24 responden. Hasil evaluasi menunjukkan tidak satu pun responden menyatakan tidak setuju pada seluruh 11 pernyataan. Capaian tertinggi terdapat pada aspek motivasi pengembangan usaha sebesar 91,7% (sangat setuju), diikuti peningkatan pengetahuan media sosial dan kepercayaan diri berjualan online masing-masing 87,5%. Workshop ini terbukti efektif meningkatkan literasi digital, keterampilan visual produk, dan kepercayaan diri pelaku UMKM untuk berpromosi secara digital.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Modal Sosial dalam Akses Informasi Pendidikan di Kalangan Mahasiswa Raodah Tul Syahwani; Fauziah Fauziah; Yestika Ruku; Etti Herawati; Faras Maghfira Bakar; Susi Susanti; Said Hanafi; Mardiyanti Mardiyanti; Arma Barek Wotan; Rizka Rizka; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial Instagram sebagai modal sosial dalam akses informasi pendidikan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah dua belas orang mahasiswa aktif di Kota Makassar yang menggunakan Instagram sebagai media memperoleh informasi pendidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif untuk memahami pengalaman dan pandangan informan terkait penggunaan Instagram dalam memperoleh informasi pendidikan serta memperluas jaringan sosial digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan mahasiswa untuk memperoleh berbagai informasi pendidikan, seperti beasiswa, seminar, webinar, lomba, kegiatan organisasi, dan informasi akademik lainnya melalui fitur follow, story, explore, komentar, dan direct message (DM). Selain sebagai media informasi, Instagram juga berperan sebagai modal sosial yang membantu mahasiswa membangun relasi, memperluas jaringan sosial, dan memperoleh akses informasi pendidikan secara lebih cepat dan luas. Namun, penggunaan Instagram sebagai sumber informasi pendidikan juga memiliki beberapa kendala, seperti banyaknya informasi yang tersebar, munculnya informasi hoaks atau tidak jelas, serta hambatan teknis dalam mengakses informasi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan literasi digital dan sikap selektif dalam memanfaatkan Instagram sebagai sumber informasi pendidikan di era digital.
Peran Peer Group dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Academic Resilience Mahasiswa Windy Bara Tau; Ardianti Dwi Andini; Mutmainnah Rusli; Irwansyah Irwansyah; Asrini Asrini; Muhammad Nurhidayat; Jumriana Jumriana; Siti Nur Khalisa; Risdayanti Risdayanti; Ribka Paseno; Elfrida Febriani Sastri; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran peer group dalam meningkatkan motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa serta memahami dinamika kelompok pertemanan dalam kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 14 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki kelompok pertemanan tetap dan aktif dalam interaksi akademik di kampus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan “bahwa peer group memiliki peran penting dalam kehidupan akademik mahasiswa. Kelompok pertemanan terbentuk melalui proses interaksi sosial yang berlangsung secara alami berdasarkan kedekatan emosional, intensitas komunikasi, pengalaman bersama, serta kesamaan tujuan selama menjalani perkuliahan. Peer group berfungsi sebagai sumber motivasi belajar melalui kebiasaan saling membantu, berbagi informasi akademik, belajar bersama, serta memberikan dukungan emosional antaranggota kelompok. Selain itu, peer group juga berperan dalam memperkuat academic resilience mahasiswa melalui dukungan sosial, kerja sama, dan kebiasaan saling mengingatkan ketika menghadapi” tekanan akademik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dinamika kelompok pertemanan tidak selalu memberikan pengaruh positif. Aktivitas nongkrong yang berlebihan, suasana pertemanan yang terlalu santai, serta kebiasaan menunda tugas dapat menurunkan fokus belajar dan kedisiplinan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan dalam memilih lingkungan pertemanan yang suportif, menjaga keseimbangan antara aktivitas sosial dan akademik, serta tetap memiliki tujuan akademik yang jelas. Dengan demikian, peer group menjadi salah satu faktor sosial yang berpengaruh dalam membentuk motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.