I Wayan Juniarsana
Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pola Konsumsi dan Aktivitas Fisik dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Anggota Pemain Bola Volly di Club KBC Celuk Gianyar Ni Kadek Cahya Rosita Dewi; I Wayan Juniarsana; Anak Agung Nanak Antarini
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.889

Abstract

Kebugaran jasmani (physical fitness) mencerminkan kemampuan individu dalam menyelesaikan kegiatan sehari-hari secara optimal tanpa cepat lelah. Banyak anggota pemain yang belum memahami keseimbangan antara pola konsumsi dan aktivitas fisik di luar waktu latihan. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan penurunan performa serta berisiko mudah cedera. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Hubungan Pola Konsumsi Dan Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Anggota Pemain Bola Volly Di Club KBC Celuk Gianyar. Rancangan penelitian ini yaitu cross sectional dengan sampel sebanyak 50 orang yang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji analisis Korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi (jenis, jumlah, dan frekuensi) dengan tingkat kebugaran jasmani (p>0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran jasmani (p<0,028) dan nilai korelasi lemah (r = 0,311). Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kebugaran jasmani, sementara pola konsumsi tidak. Hasil ini mengindikasikan bahwa masih rendahnya tingkat kebugaran jasmani perlunya evaluasi dan pemantauan aktivitas fisik secara berkala dalam pembinaan atlet bola volley. Disarankan untuk menjaga aktivitas fisik secara rutin dan pola konsumsi gizi seimbang.
Implementasi Model Ginalatrik terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dan Perkembangan Psikomotorik pada Balita di Desa Batubulan Kangin Ni Putu Dewi Yunita; I Wayan Juniarsana; I Made Suarjana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.957

Abstract

Model ginalatrik merupakan pendekatan holistik dan integratif yang mengombinasikan edukasi gizi, pijat tuina, dan latihan psikomotorik sebagai upaya pencegahan masalah gizi serta keterlambatan perkembangan balita. Intervensi dilakukan selama satu bulan dengan frekuensi tiga kali/minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model ginalatrik terhadap tingkat pengetahuan ibu dan perkembangan psikomotorik balita di Desa Batubulan Kangin. Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 21 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu dan lembar checklist untuk menilai perkembangan psikomotorik balita, kemudian dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 69,2 menjadi 82,2 sesudah intervensi. Perkembangan psikomotorik sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori sesuai (57,1%) dan tidak sesuai (42,9%), kemudian meningkat menjadi kategori sesuai (76,2%) dan tidak sesuai (23,8%) sesudah intervensi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penerapan model ginalatrik terhadap pengetahuan ibu dan perkembangan psikomotorik balita (p<0,05). Model ginalatrik diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi promotif dan preventif pada pelayanan kesehatan balita melalui edukasi gizi, pijat tuina, dan latihan psikomotorik untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak.