Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mutu Organoleptik Serta Kandungan Gizi Kue Semprit Berdasarkan Rasio Tepung Mocaf Dan Tepung Kacang Hijau Made Sri Nindia Saharani Wiyasa; Ni Putu Agustini; I Gusti Putu Sudita Puryana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.893

Abstract

Kue semprit adalah salah satu jenis cookies yang dalam penelitian ini dibuat dengan menggunakan tepung mocaf dan tepung kacang hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu oragnoleptik serta kandungan gizi kue semprit berdasarkan rasio tepung mocaf dan tepung kacang hijau. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang percobaanya dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 5 perlakuan yaitu rasio tepung mocaf dan tepung kacang hijau, 90% : 10%, 85% : 15%, 80% : 20%, 75% : 25%, 70% : 30% dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh perlakuan rasio tepung mocaf dan tepung kacang hijau terhadap tingkat kesukaan pada warna, aroma, tekstur, rasa, penerimaan secara keseluruhan, mutu warna dan mutu tekstur pada kue semprit. Perlakuan dengan rasio tepung mocaf 70% : tepung kacang hijau 30% (P5) dinyatakan sebagai perlakuan terbaik dengan nilai rata-rata kadar protein 7,69 dan kadar serat 8,16. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa kue semprit berbahan tepung mocaf dan tepung kacang hijau berpotensi dikembangkan sebagai makanan selingan bergizi yang mendukung pemanfaatan pangan local serta menggurangi ketergantungan terhadap tepung terigu.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Label Gizi dan Konsumsi Minuman Berpemanis dengan Status Gizi Pada Remaja di SMPN 9 Denpasar Putu Manik Mas Mahayu; I Putu Suiraoka; Ni Putu Agustini
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.917

Abstract

Label gizi merupakan suatu informasi kandungan zat gizi dalam kemasan pangan, label ini sangat penting dicermati oleh remaja didalam memilih dan mengonsumsi makanan dan minuman karena berpengaruh pada status gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan label gizi dan konsumsi minuman berpemanis dengan status gizi remaja di SMPN 9 Denpasar. Teknik pengrambilan sampel menggunakan teknik Proportional random sampling dengan besar sampel 78 siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan label gizi dengan konsumsi gula yang memiliki nilai (r = 0,100) dan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan label gizi dengan frekuensi konsumsi minuman berpemanis dengan nilai (r = -0,327), sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan label gizi dengan konsumsi jenis minuman berpemanis (r = ‒ 0.070). Berdasarkan hasil analisis menunjukan adanya hubungan antara konsumsi jenis minuman berpemanis dengan status gizi remaja yang memiliki nilai (r = 0,381) dan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi gula dengan status gizi remaja yang memiliki nilai (r = 0,843), dan pada frekuensi konsumsi minuman berpemanis dengan status gizi terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai (r = 0,465). Pada hubungan tingkat pengetahuan label gizi dengan status gizi remaja terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai (r = ‒ 0.245).
Efektifitas Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Status Gizi pada Penyandang Disabilitas di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud Ni Kadek Ari Cantika Dewi; I Wayan Ambartana; Ni Putu Agustini
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.1018

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang dapat mengalami permasalahan gizi akibat keterbatasan akses terhadap informasi dan edukasi kesehatan. Rendahnya pengetahuan gizi dapat memengaruhi pemahaman dan perilaku dalam pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi gizi terhadap pengetahuan dan status gizi pada penyandang disabilitas di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 40 penyandang disabilitas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pengetahuan gizi dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi diukur melalui antropometri berdasarkan berat badan dan tinggi badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Intervensi edukasi gizi diberikan menggunakan media leaflet, poster, dan food model makanan. Edukasi gizi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta mendukung upaya perbaikan status gizi pada penyandang disabilitas melalui peningkatan pemahaman dan penerapan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan gizi