Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang dapat mengalami permasalahan gizi akibat keterbatasan akses terhadap informasi dan edukasi kesehatan. Rendahnya pengetahuan gizi dapat memengaruhi pemahaman dan perilaku dalam pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi gizi terhadap pengetahuan dan status gizi pada penyandang disabilitas di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 40 penyandang disabilitas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pengetahuan gizi dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi diukur melalui antropometri berdasarkan berat badan dan tinggi badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Intervensi edukasi gizi diberikan menggunakan media leaflet, poster, dan food model makanan. Edukasi gizi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta mendukung upaya perbaikan status gizi pada penyandang disabilitas melalui peningkatan pemahaman dan penerapan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan gizi
Copyrights © 2026