Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pola Konsumsi Junk Food dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar I Made Dwira Pradnyana; I Made Suarjana; Ida Ayu Eka Padmiari
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.941

Abstract

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi gizi lebih dan obesitas pada remaja usia 13–15 tahun di Provinsi Bali masih tergolong tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola konsumsi yang kurang sehat dan rendahnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi junk food dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar. Penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional ini dilaksanakan pada Desember 2025 terhadap 54 remaja yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan SQ-FFQ, kuesioner IPAQ, serta pengukuran antropometri, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara jenis konsumsi junk food (p=0,013), jumlah asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat (p=0,012), frekuensi konsumsi junk food (p=0,011), serta aktivitas fisik (p=0,001) dengan status gizi. Sebagian besar remaja memiliki pola konsumsi junk food yang kurang baik, sedangkan aktivitas fisiknya umumnya baik. Disimpulkan bahwa pola konsumsi junk food dan aktivitas fisik berhubungan dengan status gizi, sehingga remaja perlu membatasi konsumsi junk food dan menerapkan gizi seimbang
Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Sebelum dan Sesudah Edukasi Kanker Menggunakan Media Video di SMA Negeri 4 Singaraja Ni Putu Tiara Handayani; Ni Made Yuni Gumala; I Made Suarjana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.969

Abstract

Kanker ialah penyakit tidak menular yang berperan sebagai salah satu faktor kematian kedua di dunia serta dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, termasuk pola makan tidak sehat. Dalam konteks pencegahan kanker, edukasi penting dilakukan untuk menanamkan kebiasaan konsumsi yang sehat sejak dini. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan faktor risiko kanker. Riset ini mempunyai tujuan guna menyelidiki perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri sebelum serta selepas diberikan edukasi kanker memakai media video. Jenis riset ini yaitu pre-experimental melalui desain one group pretest-posttest. Sampel riset sejumlah 69 remaja putri di SMA Negeri 4 Singaraja yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data pengetahuan serta sikap didapatkan menggunakan kuesioner, kemudian dilakukan analisis memakai uji Wilcoxon. Hasil riset memperlihatkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 74,84 menjadi 90,03 dengan nilai p = 0,000. Rerata skor sikap remaja putri mengalami peningkatan dari 79,84 menjadi 90,78 dengan nilai p = 0,000. Penelitian memperlihatkan ditemukan perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum serta selepas edukasi. Media video mampu dipakai selaku alternatif media edukasi kesehatan di lingkungan sekolah sebagai upaya pencegahan kanker sejak dini. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan metode edukasi secara langsung atau tatap muka agar proses penyampaian materi dan interaksi dapat dilakukan secara lebih optimal.