Ni Komang Wiardani
Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Penerapan Pengaturan Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus di Puskesmas II Denpasar Barat Melia Febrianti Valentina; Ni Komang Wiardani; Hertog Nursanyoto
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.972

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Pengendalian kadar glukosa darah dipengaruhi oleh penerapan pengaturan makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan pengaturan makan dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan diabetes melitus di Puskesmas II Denpasar Barat. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pengaturan makan dikumpulkan menggunakan formulir SQ-FFQ dan form jadwal makan, sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner GPAQ. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik rendah (66,7%) dan kadar glukosa darah terkendali (81%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengaturan makan dengan kadar glukosa darah (p>0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah (p=0,026; rs=-0,343). Disimpulkan bahwa aktivitas fisik berhubungan dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus, sedangkan pengaturan makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Peningkatan aktivitas fisik secara teratur diperlukan untuk membantu pengendalian glukosa darah.
Hubungan Perilaku Picky Eater dan Tingkat Konsumsi Energi Protein dengan Status Gizi Anak Prasekolah di TK Nuansa Udayana Ni Kadek Devi Dwi Jayanti; I Gusti Agung Ari Widarti; Ni Komang Wiardani
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.1008

Abstract

Perilaku picky eater pada anak prasekolah berisiko membatasi asupan gizi yang berdampak pada status gizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku picky eater dan tingkat konsumsi energi protein dengan status gizi anak prasekolah di TK Nuansa Udayana. Penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional melibatkan 63 sampel yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, kuesioner CEBQ, dan food recall selama 2×24 jam, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rank. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai hubungan perilaku picky eater dan tingkat konsumsi energi serta protein dengan status gizi anak prasekolah sebagai bahan pertimbangan dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak. Perhatian orang tua terhadap variasi makanan anak diperlukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan pertumbuhan anak.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Diet DM dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Nathalia Kurnia Tirta; Ni Komang Wiardani; Ida Ayu Eka Padmiari
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.1010

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit yang memerlukan pengaturan pola makan secara disiplin untuk menjaga stabilitas glukosa darah. Kurangnya pengetahuan dan ketidakpatuhan prinsip 3J (jumlah, jenis, jadwal) dapat memicu ketidakterkendalian kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan diet dan kepatuhan diet DM berdasarkan prinsip 3J dengan pengendalian kadar glukosa darah pasien DM tipe 2 rawat jalan. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional ini melibatkan 39 pasien DM tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data kadar glukosa darah puasa (GDP), tingkat pengetahuan, dan kepatuhan diet (jumlah, jenis, jadwal) dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan SQ-FFQ. Uji Korelasi Rank Spearman digunakan untuk menguji asosiasi antarvariabel berskala ordinal. Layanan kesehatan dan ahli gizi diharapkan tidak hanya memberikan edukasi mengenai pengetahuan diet, tetapi juga berfokus pada pendampingan perilaku dan konseling gizi guna meningkatkan kepatuhan diet pasien