Fatimatuz Zahro
Universitas Kiai Abdullah Faqih Manyar Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Tradisi Keagamaan ke Budaya Lokal Pesantren: Konstruksi Moderasi Islam dalam Konteks Keindonesiaan di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik Ita Fatmawati; Fatimatuz Zahro; Mumtazul Imamah; Novia Andriani
Al Mudzakarah Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mudzakarah: Journal of Islamic Studies
Publisher : LPPM IAI PERSIS GARUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65876/jis.v3i1.176

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pembentukan moderasi Islam melalui interaksi antara tradisi keagamaan dan budaya lokal pesantren dalam konteks keindonesiaan di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik. Islam dipahami tidak hadir secara ahistoris, melainkan tumbuh melalui dialog berkelanjutan dengan realitas sosial dan budaya masyarakat. Pesantren berperan strategis sebagai ruang pendidikan sekaligus ruang sosial yang memungkinkan nilai-nilai keislaman dikontekstualisasikan secara moderat, inklusif, dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi Islam tidak diajarkan secara doktrinal, melainkan diinternalisasikan melalui tradisi keilmuan kitab kuning, praktik ritual kolektif, budaya ikhtilaf, serta relasi sosial yang humanis antara kiai, santri, dan masyarakat sekitar. Budaya lokal pesantren berfungsi sebagai medium efektif dalam membentuk habitus keberagamaan yang toleran dan kontekstual. Keteladanan kiai menjadi faktor sentral dalam proses konstruksi nilai moderasi Islam yang berlangsung secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting sebagai agen penguatan Islam moderat yang selaras dengan nilai kebangsaan dan pluralitas masyarakat Indonesia.