Helga Yohana Simatupang
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Jaringan Advokasi Transnasional dalam Advokasi Isu Kemanusiaan Studi Kasus Kampanye Sport for Protection di Uganda Tahun 2024 Dhadie'o Satrio Negoro; Lintang Jingga Puri Islami; Harfi Swastika Wijayanti; Helga Yohana Simatupang
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1327-1336

Abstract

Uganda merupakan salah satu negara di Afrika Timur yang dalam beberapa tahun terakhir, Uganda menjadi salah satu sasaran utama migrasi warga negara sekitarnya akibat konflik dan krisis yang berkepanjangan. Kondisi ini membuat Uganda menjadi negara dengan jumlah pengungsi terbesar di Afrika, namun terdapat banyak keterbatasan yang dihadapi dalam menghadapi keterbatasan untuk kebutuhan dasar, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Dalam penelitian ini, jaringan advokasi transnasional yang dikaji adalah kolaborasi antara organisasi internasional, aktor lokal, aktor global dalam kampanye Sport for Protection di Uganda tahun 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder melalui studi literatur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari kolaboasi ini mampu memperluas perhatian global pada isu pengungsi melalui penyebaran informasi, penggunaan simbol budaya populer, serta mobilisasi dukungan dari publik. selain itu juga berperan dalam memperkuat program perlindungan anak dan pendidikan di kamp pengungsian. Penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan advokasi transnasional memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan lokal dengan dukungan global dalam isu kemanusiaan
Diplomasi Publik Jepang Melalui Pemanfaatan JKT48 Dalam Penyebaran Budaya Pop Jepang Di Indonesia Aaron Christiansen Hitijahubessy; Marvel Adityo; Helga Yohana Simatupang
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2071-2082

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian dalam menggambarkan seberapa besar peran JKT48 yang menjadi alat diplomasi publik Pemerintah Jepang dalam penyebaran budaya Jepang di Indonesia. Dalam buku berjudul “Strategic Publics in Public Diplomacy: A Typology and a Heuristic Device for Multiple Public” karangan Andreas Pacher menyebutkan bahwa diplomasi publik menjelaskan bahwa praktik diplomasi publik dapat dijabarkan secara terstruktur melalui model teori tiga tingkat yang meliputi 1) Government to government, 2) Immediate strategic publics, dan 3) Mass public. Metode penelitian yang digunakan penulis terhadap kasus Diplomasi Publik tersebut menggunakan metode kualitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner terhadap komunitas terkait dan melalui buku dan jurnal terkait. Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis dapat menunjukan bahwa sebagian besar dampak dan pengaruh JKT48 berasal dari antusias masyarakat terutama kaum remaja terkait budaya Jepang yang dibawakan JKT48 melalui genre musik J-Pop. Sebagai alat diplomasi Pemerintah Jepang, JKT48 melakukan pendekatan dengan menghadiri acara bertajuk budaya Jepang dan membuat konser-konser dari pihak JKT48. Berdasarkan upaya-upaya tersebut JKT48 secara langsung telah menyebarkan budaya-budaya khas Jepang.
Diplomasi Kemanusiaan Islamic Relief Worldwide (IRW) Dalam Penanganan Konflik Gaza Tahun 2023-2025 Aisyah Maharani; Marizka Amartya Nurhaliza; Debby Shafira Br Ketaren; Helga Yohana Simatupang
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2192-2201

Abstract

Eskalasi konflik yang terjadi di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang berdampak luas terhadap masyarakat sipil Palestina, seperti tingginya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta terbatasnya akses bantuan kemanusiaan. Dalam konflik Gaza, Islamic Relief Worldwide (IRW) aktif menjalankan perannya sebagai organisasi nonpemerintah yang berbasis agama dalam melakukan diplomasi kemanusiaan. Melalui teori diplomasi kemanusiaan oleh Minear dan Smith, penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis peran IRW dalam penanganan konflik Gaza tahun 2023-2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif melalui studi pustaka dari laporan organisasi, jurnal, dan laman website resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IRW menjalankan empat aktivitas utama diplomasi kemanusiaan, yaitu 1) arranging the presence of humanitarian actors, 2) negotiating access to local citizens, 3) engaging in advocacy, dan 4) monitoring assistance programme. Melalui keempat aktivitas tersebut, IRW mampu mempertahankan operasional bantuan kemanusiaan kepada masyarakat sipil Palestina meskipun terdapat keterbatasan akses dan situasi keamanan yang tidak stabil bagi para staf IRW dalam menjalankan tugas mereka.