Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Paradiplomacy and Regional Development in Global South: Bureaucractic Processes and Stakeholder Perspective in Cirebon Regency, Indonesia Nazwa Davega; Anggy Wira Pambudi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.848-858

Abstract

Pembangunan daerah di kawasan Global South menuntut peran aktif pemerintah daerah dalam merespons globalisasi, kompetisi investasi, dan ketimpangan wilayah. Artikel ini menganalisis peran paradiplomasi dalam mendukung pembangunan inklusif melalui studi implementasi Program Rebana Metropolitan di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menelaah dinamika aktor, kapasitas kelembagaan, dan tantangan struktural dalam pelaksanaan paradiplomasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan analisis data sekunder dari instansi terkait. Hasil menunjukkan bahwa meskipun indikator pembangunan manusia dan investasi meningkat, manfaat pembangunan belum terdistribusi secara merata. Paradiplomasi daerah masih dibatasi regulasi sentralistik, kapasitas SDM terbatas, dan lemahnya koordinasi lintas wilayah. Setda, DPMPTSP, dan Bappelitbangda memiliki peran strategis dalam perencanaan dan fasilitasi investasi, tetapi implementasinya belum optimal. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Rebana Metropolitan sebagai instrumen pembangunan inklusif bergantung pada penguatan kapasitas kelembagaan, sinkronisasi kebijakan lintas level pemerintahan, serta integrasi aktor lokal dalam pembangunan regional berkelanjutan.
Posisi Saudi Pro League Dalam Kerangka Visi 2030: Analisis Kebijakan Transformasi Olahraga Arab Saudi Khansa Galih Septahadi; Anggy Wira Pambudi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2140-2153

Abstract

Arab Saudi secara aktif memanfaatkan olahraga sebagai instrumen diplomasi dan ekonomi melalui Saudi Pro League yang terintegrasi penuh dalam Vision 2030. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi Saudi Pro League dalam kerangka Vision 2030 serta kaitannya dengan transformasi ekonomi, nation branding, diplomasi olahraga, dan kritik sportswashing. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa Saudi Pro League berperan strategis dalam tiga pilar Vision 2030. Pada A Vibrant Society, liga mendorong inklusi sosial dan perluasan hiburan domestik. Pada A Thriving Economy, liga mengakselerasi diversifikasi ekonomi non-migas lewat investasi negara yang masif. Pada An Ambitious Nation, liga berfungsi sebagai alat diplomasi untuk memperbaiki citra global dan memperkuat pengaruh di kawasan Teluk. Kesimpulannya, Saudi Pro League bukan sekadar kompetisi, melainkan instrumen kebijakan ekonomi dan politik yang strategis. Meskipun strategi ini diwarnai kritik sportswashing terkait hak asasi manusia, hal tersebut merupakan dinamika penyerta dari tujuan utama Arab Saudi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan prestise internasional.
ANALISIS CLIMATE INJUSTICE DALAM MIGRASI PENDUDUK AKIBAT EROSI TEPI SUNGAI DI BHOLA ISLAND, BANGLADESH Satria Dwinanda Lorenzo; Anggy Wira Pambudi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6614

Abstract

Abstract: Climate change has increased the risk of population displacement in vulnerable regions, including Bhola Island, Bangladesh, where persistent riverbank erosion threatens local communities. This study aims to analyze the phenomenon of climate injustice in population migration caused by riverbank erosion in Bhola Island. The research employs a qualitative method with a case study approach and secondary data analysis. The study applies the climate injustice perspective to examine inequalities between those who contribute to climate change and those who bear its impacts. The findings show that the people of Bhola Island are forced to migrate due to climate-related environmental changes despite Bangladesh's relatively small contribution to global emissions. This study concludes that migration in Bhola Island represents a manifestation of climate injustice reflected in the imbalance between emissions responsibility and climate impacts. Keywords: Bangladesh, Bhola Island, Climate Injustice, Climate Migration, Riverbank Erosion   Abstrak: Perubahan iklim telah meningkatkan risiko perpindahan penduduk di berbagai wilayah rentan, termasuk Bhola Island, Bangladesh, yang mengalami erosi tepi sungai secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena climate injustice dalam migrasi penduduk akibat erosi tepi sungai di Bhola Island. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis data sekunder. Analisis dilakukan menggunakan perspektif climate injustice yang menyoroti ketimpangan antara pihak yang berkontribusi terhadap perubahan iklim dan pihak yang menanggung dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Bhola Island mengalami migrasi akibat perubahan iklim meskipun Bangladesh memiliki kontribusi yang relatif kecil terhadap emisi global. Temuan ini menunjukkan bahwa migrasi di Bhola Island merupakan manifestasi climate injustice yang tercermin dari ketimpangan antara kontribusi emisi dan beban dampak perubahan iklim. Kata kunci: Bangladesh, Bhola Island, Climate Injustice, Erosi Tepi Sungai, Migrasi Iklim