Sampah di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi masalah egati, ekonomi danbudaya. Dan hampir di semua kota di Indonesia mengalami kendala dalam mengolah sampah. Sampahadalah kegiatan sehari-hari manusia /dan proses alam yang terbentuk padat yang terdiri dari sampah rumahtangga maupun sampah sejenis sampah rumah tangga. Bank Sampah adalah sebagai tempat memilahan danpengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan/atau diguna ulang yang memiliki nilai ekonomi. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang sampah dengan perilaku masyarakat dalampengelolaan bank sampah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain Cross SectionalStudy, menggunakan analisa data Kendall Tau dan dilaksanakan di RW 06 Kelurahan Gunung Batu WilayahKerja UPTD Puskesmas Pasir Mulya Kota Bogor dengan sampel sebanyak 200 KK menggunakan teknikAccidental Sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner mengenai pengetahuan tentangsampah dengan perilaku masyarakat dalam pengelolaann bank sampah. Diketahuinya analisa univariatuntuk variable pengetahuan tentang sampah dari 200 responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak(47,0%), pengetahuan cukup (21,5%) dan pengetahuan kurang sebanyak (31,5%). Untuk hasil analisaunivariat variable perilaku masyarakat dalam pengelolaan bank sampah responden yang memiliki perilakupositif sebanyak (57,5%) dan responden yang memiliki perilaku egative sebanyak (42,5%). Hasil analisisdiperoleh 69 responden (73,4%) memiliki pengetahuan baik dengan perilaku positif, dan didapatkan ρ value= 0,00 yang artinya terdapat hubungan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan antara teori dan hasilpenelitian bahwa pengetahuan tentang sampah dengan perilaku masyarakat dalam pengelolaan bank sampahdi RW 06 Kelurahan Gunung Batu Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pasir Mulya Kota Bogor yaknididapatkan ρ value = 0,00 lebih kecil dari α (> 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara variabelindependen dengan variabel dependen