Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dan minyak tea tree (Melaleuca alternifolia)dal pembuatan sabun herbal serta efektivitasnya dalam membantu menguragi jerawat ringan pada kulit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Nias Raya dengan subjek penelitian mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Biologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisi melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data penelitian diperoleh dari hasil pengamatan langsung terhadap proses pembuatan sabun herbal serta hasil wawancara kepada 10 responden mengenai perubahan kondisi kulit setelahh pengunaan sabun herbal dalam janga waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan mahasiswa berada pada kategori cukup, namun belum optimal. Proses pembuatan sabun herbal tergolong sederhana dan mudah dipraktikkan. Penggunan sabun herbal memberikan manfaat dalam membantu mengurangi jerawat ringan, seperti berkurangnya jerawat kecil, minyak berlebih, serta menjadi lebih bersih dan segar tanpa menimbulkan iritasi. Secara umum, sabun herbal ini cukup efektif sebagaia alternatif perawatan kulit alami. Meskipun hasilnya dapat berbeda pada setiap individu. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan ekstrak Annona muricata L. dan Melaleuca alternifolia dalam pembuatan sabun herbal memiliki potensi yang baik dan cukup efektif sebagai alternatif perawatan alami untuk mebantu mengurangi jerawat ringan pada kulit. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dapat mengembangkan formulasi sabun herbal yang lebih optimal serta melibatkan jumlah responden yang lebih banyak agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan menyeluruh. Selain itu, masyarakat dan mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif perawatan kulit yang lebih aman dan ramah lingkungan.