Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Secure Tunnel pada Peering BGP untuk Mitigasi Serangan Man-in-the-Middle di Jaringan TCP/IP Surono; Agus Hartanto; Galih Setiarso; Krida Pandu G
JITU Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jitu.v10i1.2284

Abstract

The Border Gateway Protocol (BGP), as the core internet routing protocol, lacks built-in security mechanisms, making it vulnerable to Man-in-the-Middle (MITM) attacks and sniffing. This research aims to test the effectiveness of an OpenVPN-based secure tunnel in enhancing the security of BGP peering sessions while analyzing its impact on network performance. The method used is an experiment with a pre-test and post-test design, comparing conditions before and after OpenVPN implementation between two routers on different platforms (Linux/FRRouting and MikroTik RouterOS). Test results show that OpenVPN successfully secures BGP communication by encrypting all traffic, thereby eliminating the risk of plaintext reading and passive MITM attacks. However, this implementation introduces a performance trade-off: latency increases by 2.6 ms (50%), throughput decreases by 289 Mbps (30.6%), and CPU utilization surges up to 60% due to encryption overhead. Nonetheless, BGP session stability is maintained with 99.95% uptime. The research concludes that OpenVPN is an effective solution for securing BGP in high-risk environments, with the caveat that hardware capacity and bandwidth requirements must be evaluated to minimize performance overhead impact.
Kalibrasi Sensor Analog IoT Terintegrasi pH, DO, Suhu dan TDS untuk Penentuan Water Quality Index Agus Hartanto; Lenny Margaretta Huizen; Charis Maulana
Jurnal Transformatika Vol. 24 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v24i1.15117

Abstract

Water pollution is a serious environmental issue in Indonesia, necessitating an accurate and real-time water quality monitoring system. This study developed an Internet of Things (IoT)-based monitoring system using an ESP32 microcontroller integrated with four analog sensors, namely pH, Dissolved Oxygen (DO), temperature (DS18B20), and Total Dissolved Solids (TDS). The system was designed with a layered architecture comprising a sensing layer, edge processing, a communication layer based on the MQTT protocol on a Linux Ubuntu server with a Mosquitto broker, and an application and storage layer using a MySQL database and a web interface based on Laravel with real-time visualization using JavaScript and CSS. Sensor calibration was performed using a multipoint calibration approach with linear and polynomial regression, accompanied by temperature compensation and digital filtering (median filter and Exponential Moving Average). Performance evaluation was conducted through 30 simultaneous measurements against standard laboratory instruments, resulting in an average system accuracy of 90.9% with R² values ranging from 0.806 to 0.956. The TDS and temperature parameters showed the best accuracy at 94.2% and 93.3%, respectively, whereas the pH and DO achieved 86.8% and 89.3%, respectively. The results of this study indicate that the developed ESP32-based IoT system is capable of generating reliable data (accuracy above 90%) for water quality monitoring in tropical environments. This research provides a practical contribution in the form of a solution that supports the implementation of sustainable monitoring in accordance with Government Regulation Number 22 of 2021 and Sustainable Development Goal (SDG) 6.
Penerapan Hardening Server Linux untuk Meningkatkan Keamanan Sistem Agus Hartanto; Lenny Margaretta Huizen; April Firman Daru; Surono Surono
Jurnal Transformatika Vol. 23 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v23i2.13776

Abstract

Server berbasis Linux banyak digunakan sebagai infrastruktur utama layanan jaringan, namun konfigurasi default sistem operasi masih menyisakan berbagai celah keamanan yang berpotensi dieksploitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan menganalisis efektivitas hardening server Linux dalam meningkatkan keamanan sistem terhadap serangan jaringan. Penelitian dilakukan menggunakan Ubuntu Server 22.04 pada lingkungan virtual dengan pendekatan penetration testing terbatas. Metode hardening meliputi pembaruan sistem, konfigurasi Secure Shell (SSH), manajemen pengguna dan hak akses, penerapan firewall UFW, implementasi Fail2ban, serta monitoring log keamanan. Evaluasi keamanan dilakukan melalui pengujian port scanning menggunakan Nmap, simulasi serangan brute force SSH menggunakan THC-Hydra, dan analisis log sistem sebelum dan sesudah hardening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hardening mampu mengurangi jumlah port terbuka secara signifikan sehingga menurunkan eksposur kerentanan hingga 66,7%, menghentikan serangan brute force secara otomatis,serta meningkatkan efektivitas deteksi dan respons keamanan.
Peningkatan Kemampuan Teknologi ChatGPTUntuk Administrasi Para Guru SMA Masehi 2 PSAK Alauddin Maulana Hirzan; April Firman Daru; Nurtriana Hidayati; Agus Hartanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.12716

Abstract

Tenaga pendidik dan staf administrasi di SMA Masehi 2 PSAK menghadapi tantangan dalam mengelola tugas administratif secara efisien akibat keterbatasan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu dalam penyusunan dokumen administratif, surat-menyurat, dan laporan akademik. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung (hands-on training) yang mencakup sesi ceramah dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dimana skor pemahaman keseluruhan meningkat dari 63% menjadi 82%. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi beban administratif, serta mendukung transformasi digital di SMA Masehi 2 PSAK.
PENGEMBANGAN TEKNIK DESAIN PURWARUPA UNTUK SISWA SMK DALAM BIDANG INTERNET OF THINGS Nurtriana Hidayati; April Firman Daru; Alauddin Maulana Hirzan; Agus Hartanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13840

Abstract

SMK Walisongo Semarang berdisi Sejak Tahun 2009 di bulan Juni, di bawah naungan Yayasan Aljami'ah Al Masyhariyah dengan membuka 2 program keahlian Teknik Sepeda Motor dan Teknik Komputer Jaringan dengan visi dan misi Cita-cita dan langkah nyata kami. Salah satu program yang sedang ditingkatkan adalah pengembangan keterampilan praktis dalam bidang Internet of Things (IoT) yang mana belum masuk sebagai mata kuliah pada kurikulum. Hal ini menjadikan peluang bagi Universitas Semarang khususnya program studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika memberikan pelatihan dalam mengenalkan dan mengajarkan IoT. IoT adalah konsep jaringan perangkat fisik (objek) yang ditanamkan teknologi seperti sensor dan perangkat lunak, terhubung melalui internet, dan mampu mengumpulkan, bertukar data, serta beroperasi otomatis tanpa interaksi manusia langsung dengan bertujuan meningkatkan efisiensi dan memudahkan pekerjaan. Pada pengabdian berupa pelatihan berupa simulasi yang memanfaatkan aplikasi Wokwi untuk membangun perancangan dan pembuatan purwarupa pada SMK Walisongo Semarang. Hasil yang didapat dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kompetensi teknis siswa SMK Walisongo Semarang dalam bidang IoT hal ini terlihat dari hasil pre-test 73% peserta memahami dan setelah pelatihan pada post-test meningkat menjadi 89% peserta memahami pemanfaatan Wokwi sebagai media simulasi perancangan IoT, sedangkan luaran lain dari kegiatan pengabdian yaitu berupa publikasi media massa maupun video, artikel jurnal, bahan ajar dan HKI.