Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efektifitas Mesin Stretch Blow Moulding Dengan Penerapan Tpm Menggunakan Metode Oee Dan Fmea Untuk Meminimasi Six Big Losses Previa Syanindita; Erni Puspanantasari Putri
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v4i3.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas mesin stretch blow moulding pada proses produksi botol plastik, serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerugian produksi guna meningkatkan performa mesin. Permasalahan yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan belum optimalnya pencapaian target produksi akibat tingginya waktu henti mesin (downtime), menurunnya performa operasional mesin, dan munculnya produk cacat selama proses produksi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur tingkat efektivitas mesin melalui tiga indikator utama, meliputi availability, performance, dan quality. Selain itu, analisis Six Big Losses digunakan untuk mengidentifikasi sumber-sumber kerugian terbesar yang terjadi pada proses produksi. Selanjutnya, metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dimanfaatkan untuk menganalisis potensi kegagalan, menentukan tingkat prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN), serta menyusun usulan perbaikan yang sesuai. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi aktual efektivitas mesin, mengetahui faktor dominan penyebab kerugian produksi, serta menghasilkan rekomendasi perbaikan yang lebih efektif dan terarah. Penerapan metode OEE, Six Big Losses, dan FMEA dalam kerangka TPM diharapkan dapat mengurangi kerugian produksi, meningkatkan efektivitas kinerja mesin, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil produksi secara berkesinambungan.