Umar Budianto
University of Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hambatan Epistemologis: Ketika Struktur Bahasa Memengaruhi Pemahaman Konsep Aljabar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Swasta Umar Budianto; Sukiyanto Sukiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol. 6 (2026): Tranformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Deep Learning dalam Mewujudkan
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan epistemologis dalam aljabar sering kali bermanifestasi ketika pengetahuan bahasa alami siswa yang bersifat linier menginterfensi pemahaman struktur sintaksis aljabar yang abstrak. Penelitian kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus ini bertujuan untuk memetakan dan membedah secara mendalam hambatan epistemologis yang dialami siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta akibat pengaruh struktur bahasa dalam memahami konsep aljabar. Subjek penelitian melibatkan 30 siswa kelas VII di salah satu SMP Swasta di wilayah sub urban Bogor, di mana 3 hingga 6 siswa di antaranya dipilih secara purposive sebagai subjek wawancara klinis berdasarkan pola kesalahan dominan. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen: Tes Diagnostik Aljabar Berbasis Linguistik (TDABL), pedoman wawancara klinis berbasis tugas, dan catatan lapangan observasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (63,3%) berada pada kategori hambatan tinggi, 26,7% hambatan sedang, dan hanya 10,0% hambatan rendah. Hambatan epistemologis ini bermanifestasi dalam bentuk reversal error (kesalahan pembalikan) akut dan word-for-word translation (penerjemahan kata per kata) dari kiri ke kanan. Siswa secara keliru menggeneralisasikan struktur bahasa lisan informal lokal ke dalam model aljabar, sehingga gagal mengekstrak hubungan relasional makna kata konjungsi pada operasi nonsimmetris seperti pengurangan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya integrasi analisis psikolinguistik melalui teknik sentence-parsing dalam pembelajaran aljabar untuk mereduksi miskonsepsi berbasis bahasa.