P.M. Gunawan Nst
STIT Muhammadiyah Sibolga Tapanuli Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Ketahanan Keluarga Berbasis Spiritualitas dan Etika (Akhlak) dalam Pendidikan Islam Pebriani Lubis; P.M. Gunawan Nst; Khairunnisa Khairunnisa; Asmaul Husna; Ibnu Halomoan; Khairul Khairul
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.441

Abstract

Ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadaban. Dalam perspektif Pendidikan Islam, ketahanan keluarga tidak hanya ditopang oleh aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga oleh nilai-nilai spiritualitas dan etika (akhlak) yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran spiritualitas dan akhlak dalam membentuk ketahanan keluarga serta mengkaji implementasinya dalam kehidupan keluarga Muslim. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap literatur keislaman dan referensi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai tauhid, tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), kesabaran, tanggung jawab, kejujuran, dan kasih sayang menjadi faktor utama dalam membangun ketahanan keluarga. Pendidikan Islam berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini melalui keteladanan, pembiasaan, dan pembinaan berkelanjutan. Dengan demikian, keluarga yang berlandaskan spiritualitas dan akhlak mulia akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan zaman serta menciptakan generasi yang berkarakter dan berintegritas.
Konsep Life-Long Learning dalam Perspektif Hadits Andi Nova; P.M. Gunawan Nst; Khairunnisa Khairunnisa
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.280

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep pembelajaran sepanjang hayat dari perspektif tradisi Nabi Muhammad (hadits), khususnya berfokus pada riwayat yang banyak dikutip, “Carilah ilmu dari buaian sampai liang kubur.” Meskipun sanad hadits ini telah diperdebatkan di kalangan ulama dan sering dikategorikan sebagai lemah (da‘if), makna substansialnya sangat didukung oleh banyak hadits sahih yang menekankan keutamaan, kewajiban, dan keberlanjutan dalam mencari ilmu. Studi ini bertujuan untuk menganalisis landasan teologis, implikasi pendidikan, dan dimensi spiritual pembelajaran sepanjang hayat dalam kerangka pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif, artikel ini mengeksplorasi interpretasi ilmiah klasik dan kontemporer terhadap hadits-hadits yang relevan, serta kontekstualisasinya dalam wacana pendidikan modern. Temuan menunjukkan bahwa prinsip pembelajaran berkelanjutan sangat berakar dalam ajaran Islam. Pengetahuan dalam Islam tidak dibatasi oleh usia, status sosial, atau batasan institusional formal. Sebaliknya, hal itu dipandang sebagai kewajiban abadi ('ibadah) yang menyertai seorang Muslim sepanjang hidupnya. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti bahwa pendidikan Islam secara inheren mempromosikan paradigma pembelajaran holistik dan berkelanjutan, mengintegrasikan pertumbuhan intelektual dengan penyempurnaan spiritual.