Faurezi Samudra
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesiapan dan Proyeksi Keanggotaan Uni Eropa: Studi Kasus Montenegro Faurezi Samudra
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v11i2.9818

Abstract

Proses perluasan Uni Eropa di kawasan Balkan Barat menjadikan Montenegro sebagai salah satu negara kandidat dengan kemajuan paling signifikan dalam proses aksesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Montenegro telah memenuhi Kriteria Kopenhagen sebagai syarat keanggotaan Uni Eropa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari laporan resmi Komisi Eropa, dokumen Uni Eropa, serta literatur ilmiah yang membahas proses aksesi Montenegro dan Kriteria Kopenhagen. Analisis dilakukan menggunakan tiga dimensi utama Kriteria Kopenhagen, yaitu kriteria politik, kriteria ekonomi, dan kemampuan mengadopsi serta mengimplementasikan acquis communautaire. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Montenegro telah mencapai kemajuan yang cukup signifikan dalam ketiga dimensi tersebut. Pada aspek politik, Montenegro menunjukkan perkembangan dalam reformasi supremasi hukum dan penguatan kelembagaan. Pada aspek ekonomi, Montenegro telah memiliki stabilitas makroekonomi yang relatif baik meskipun masih menghadapi tantangan pada keberlanjutan fiskal dan diversifikasi ekonomi. Sementara itu, implementasi acquis communautaire terus mengalami kemajuan, terutama pada sektor lingkungan, energi, dan kebijakan luar negeri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Montenegro telah memenuhi sebagian besar Kriteria Kopenhagen dan memiliki tingkat kesiapan yang tinggi untuk menjadi anggota Uni Eropa, meskipun reformasi yang berkelanjutan tetap diperlukan sebelum memperoleh keanggotaan penuh.
Strategi Diversifikasi Energi Uni Eropa Pasca Krisis Ukraina melalui REPowerEU Yanuar Rahmadan; Faurezi Samudra; Farid Ramadhony
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v11i1.9348

Abstract

Eskalasi konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022 telah memicu krisis di Kawasan Eropa, termasuk mengancam keamanan energi negara-negara anggota Uni Eropa yang telah lama bergantung pada pasokan energi dari luar kawasan Eropa. Sebagai respon atas eskalasi konflik tersebut, Uni Eropa mengeluarkan paket kebijakan REPowerEU untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dari Rusia serta untuk memperkuat ketahanan energi kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi diversifikasi energi Uni Eropa melalui paket kebijakan REPowerEU hingga tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kerangka perspektif neorealisme dan konsep keamanan energi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Uni Eropa berhasil mengurangi ketergantungannya pada energi fosil dari Rusia melalui diversifikasi impor energi, terutama liquefied natural gas (LNG) dari Amerika Serikat dan melalui upaya percepatan transisi energi terbarukan. Meskipun demikian, kondisi ini turut menciptakan bentuk ketergantungan dan resiko baru, seperti volatilitas pasar LNG global, peningkatan biaya energi industri, ketergantungan terhadap teknologi energi bersih pada Tiongkok, serta munculnya potensi meningkatnya anggaran melalui paket kebijakan ReArm Europe.