Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Failure Mode and Effects Analysis pada Rubber Tyred Gantry Crane: Evaluasi RPN untuk Perawatan Preventif Asri Dwi Puspita; Cahya Ardie Firmansyah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crane Rubber Tyred Gantry (RTG) merupakan peralatan utama di lapangan penumpukan peti kemas yang berfungsi untuk menumpuk peti kemas secara vertikal. Seiring dengan meningkatnya aktivitas pelabuhan, teknologi RTG terus berkembang, termasuk penerapan spreader tipe twin-lift yang memungkinkan pengangkatan dua peti kemas ukuran 20 kaki secara bersamaan, serta penggunaan sistem elektrik penuh untuk menggantikan mekanisme hidrolik konvensional. Penelitian ini menerapkan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan komponen beserta dampaknya terhadap sistem. Studi kasus dilakukan di Terminal Peti Kemas Surabaya, Jawa Timur, yang memegang peranan vital sebagai titik temu antara lalu lintas darat dan laut demi menjamin distribusi kargo yang efisien. Hasil penilaian Risk Priority Number (RPN) menunjukkan bahwa sistem HSTSYT memiliki tingkat risiko tertinggi (720), diikuti oleh GTRSYT (488), SPDSYT (320), ENGSYT (280), dan TRLSYT (180). Temuan ini menunjukkan komponen kritis yang dapat mengganggu operasional jika tidak ditangani segera. Pemeliharaan preventif, inspeksi berkala, dan teknologi pemantauan diperlukan untuk mendeteksi tanda-tanda awal kegagalan. Secara keseluruhan, evaluasi RPN memberikan dasar yang jelas dalam menentukan prioritas strategi pemeliharaan. Penerapannya mendukung kelangsungan operasional, mengurangi waktu henti (downtime), serta meningkatkan efektivitas logistik di terminal peti kemas, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap produktivitas dan keberlanjutan operasional.