Azzahra Amalia Putri
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Effectiveness of Instagram and TikTok as Islamic Da’wah Media: Their Influence on Audience Religiosity Rima Febria Rizkyta; Salwa Isheeqa Azzahra Maryam; Azzahra Amalia Putri; Firane Larasyifa; Rintan Rahayu Agrianty Nurhidayah; Indah Sari
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v4i1.10686

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas Instagram dan TikTok sebagai media dakwah Islam serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap religiusitas audiens. Penelitian ini menggunakan Teori Uses and Gratifications serta Teori Belajar Sosial Kognitif Albert Bandura. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 70 responden, yang dilengkapi dengan data kualitatif dari wawancara bersama para dai digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital sangat efektif dalam aspek aksesibilitas dan jangkauan dengan skor 81,4%, sedangkan kualitas konten, khususnya gaya penyampaian, memperoleh skor 78,6%. Dampak terkuat terlihat dalam mendorong sikap kritis sebesar 77,2% dan memotivasi transformasi keagamaan sebesar 75,7%, yang mencerminkan terpenuhinya gratifikasi kognitif dan afektif. Namun, ditemukan kesenjangan perilaku yang cukup signifikan karena praktik ibadah sunah hanya mencapai 48,6%. Kesenjangan ini menunjukkan tantangan dalam mengubah motivasi digital dan pembelajaran melalui pengamatan menjadi perilaku keagamaan yang konsisten. Penelitian ini merekomendasikan penguatan verifikasi konten, peningkatan gaya penyampaian yang persuasif, serta penerapan pendekatan manajemen kalbu untuk mendorong praktik keagamaan yang berkelanjutan dan keterlibatan audiens yang lebih bermakna di kedua platform, khususnya di kalangan pengguna media sosial Muslim yang beragam.   This study examines the effectiveness of Instagram and TikTok as media for Islamic preaching and evaluates their influence on audience religiosity. The research applies Uses and Gratifications Theory and Albert Bandura’s Social Cognitive Learning Theory. A descriptive quantitative design was employed, with questionnaires distributed to 70 respondents and supplemented by qualitative data from interviews with digital preachers. The findings indicate that digital preaching is highly effective in terms of accessibility and reach, with a score of 81.4%, while content quality, particularly delivery style, scored 78.6%. Its strongest impacts were in encouraging critical attitudes (77.2%) and motivating religious transformation (75.7%), reflecting the fulfillment of cognitive and affective gratifications. However, a notable behavioral gap emerged, as the practice of voluntary worship reached only 48.6%. This gap highlights the challenge of converting digital motivation and observational learning into consistent religious behavior. The study recommends strengthening content verification, improving persuasive delivery, and applying a heart-management approach to encourage sustainable religious practices and more meaningful audience engagement across both platforms among diverse Muslim social media audiences.