Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Metode Flipped Classroom dalam Pendidikan Agama Islam: Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Indah Sari; Tasman Hamami
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3420

Abstract

Terjadinya pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan pada dunia pendidikan, peralihan sistem pembelajaran tradisional menjadi pembelajaran jarak jauh menuntut banyak perubahan dan kesiapan. Berbagai kendala pembelajaran jarak jauh menjadi perlu untuk diperhatikan. Dalam pembelajaran PAI perlu adanya pengembangan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan minat belajar peserta didik, metode ceramah yang biasanya dilakukan oleh pendidik akan membuat peserta didik merasa jenuh, sehingga perlu adanya pengembangan yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran. Metode flipped classroom dinilai dapat menjadi solusi pembelajaran di masa pandemi, karena dapat menggabungkan kelebihan-kelebihan pembelajaran tradisional melalui tatap muka dengan pemanfaatan teknologi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode flipped classrom merupakan metode yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, terdapat berbagai kelebihan metode ini diantaranya meningkatkan motivasi belajar, meningkatkan minat belajar peserta didik, memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik karena dapat terlibat langsung dalam pembelajaran.
Analisis Kebermaknaan Materi Pendidikan Agama Islam Kurikulum 2013 Indah Sari; Tasman
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.594

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggali kebermaknaan materi PAI  yang terdapat dalam kurikulum 2013 memberikan pemahaman yang bermakna bagi peserta didik. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengingat pembelajaran PAI semestinya memberikan pemahaman dan pengalaman belajar bukan sekedar hafalan. Dengan demikian pembelajaran akan lebih bermakna bagi peserta didik. Materi pembelajaran menjadi aspek penting dalam mewujudkan pembelajaran bermakna, oleh karena itu perlu untuk melakukan analisis terhadap kebermaknaan materi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum 2013. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan (library research). Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis isi (content analisys). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa1) kebermaknaan materi PAI dalam kurikulum 2013 relevan dengan kognitif peserta didik, materi PAI kontekstual dan bersifat relasional,2) Pengembangan materi PAI dalam buku PAI dan Budi Pekerti Kelas VI Kurikulum 2013 revisi 2018 dilakukan dengan dengan prinsip relevansi, kecukupan, dan kedalaman materi. 3) Pengembangan pembelajaran bermakna dalam PAI dilakukan dengan menganalisis kebutuhan peserta didik, menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran, dan menggunakan strategi yang aktif dan partisipatif.
Optimization of Problem-Based Student Performance Assessment in Fiqh Learning Fajrin, Nadhifa; Sari, Indah
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Vol 11, No 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/t.v11i1.72774

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of problem-based student performance assessment instruments in Fiqh subjects at MTs YAPI Pakem. Problem-based assessment is designed to improve students’ problem-solving and critical reasoning skills. The research method used is qualitative with a case study approach, where data collection is carried out through documentation, interviews, and observations. The results of the study indicate that the use of problem-based performance assessment instruments can improve students’ thinking skills and encourage active student involvement in the learning process. However, this study also found several obstacles, namely the lack of instructor understanding of the assessment method and time constraints in the learning process. These findings emphasize the importance of training for instructors and adjusting learning time to optimize the implementation of problem-based assessment.
IRE Teachers' Efforts to Improve Digital Literacy to Strengthen Religious Interaction towards a Good Digital Citizenship Society Hyangsewu, Pandu; Abdullah, Hilman Taufiq; Faqihuddin, Achmad; Muflih, Abdullah; Sari, Indah
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 7, No 3 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v7i3.26737

Abstract

Digital literacy, including Islamic Religious Education (IRE), has become essential in modern education. This article discusses the efforts of IRE teachers in improving digital literacy to strengthen students' religious interactions toward forming a Good Digital Citizenship society. This study uses a qualitative approach to explore the experiences and strategies of IRE teachers in Junior High Schools (JHS) and Senior High Schools (SHS) in integrating technology into learning. Data were obtained through in-depth interviews with 10 IRE teachers skilled in digital literacy and accustomed to using digital media and content in teaching. The data were analyzed using the Miles and Huberman framework, involving data reduction, data display, and conclusion drawing to identify patterns and themes related to digital literacy integration. The study results show that IRE teachers integrate technology through digital tools such as Google For Education, Quizizz, Canva, and video platforms such as YouTube to enrich the learning experience. Teachers also create digital content such as interactive modules, educational videos, and podcasts, which engage students and expand access to relevant religious information. Additionally, teachers provide digital literacy education that includes training on digital ethics, online security, and responsible social media usage. This study concludes that digital literacy in IRE supports students' technological skills and helps shape their moral character in the digital world. This effort significantly contributes to forming students as good digital citizens who can interact ethically and productively in the digital space. The implications of this study indicate the importance of ongoing digital literacy training for teachers and students to support relevant religious education in the digital era. 
Model Flipped Classroom Melalui Strategi Literasi Pra-Kelas untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Berpikir Kreatif Mahasiswa Sari, Indah; Khoirunnida, Nabhan Robbany
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 17 No 1 (2025): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v17i1.3853

Abstract

This study aims to improve students' creative thinking skills through the implementation of the Flipped Classroom model combined with a pre-class literacy strategy. Pre-class literacy activities are designed to provide students with initial knowledge before the lecture, so that they are better prepared for learning and can increase active participation in class discussions. The sample consisted of 75 students of 4th semester Islamic Education Study Program students, who were selected through purposive sampling. Data were collected through a Likert scale-based questionnaire and analyzed using descriptive statistical methods. The results showed that pre-class literacy activities had a significant impact on various aspects of students' abilities. Most respondents felt that literacy improved their understanding of the material (mean = 4.58) and their readiness to attend lectures (mean = 4.48). In addition, literacy activities also improved students' creative thinking skills, with 36% of respondents strongly agreeing that literacy contributed to the improvement of creative thinking skills. This finding is in line with previous research that revealed a positive relationship between literacy and creative thinking skills. Overall, this study shows that the implementation of the Flipped Classroom model combined with pre-class literacy strategies can improve students' material understanding, learning readiness, and creative thinking skills.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN E-RESOURCES DAN MENDELEY DEKSTOP Sari, Indah; Robbany Khoirunnida, Nabhan
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no01.a10348

Abstract

Rendahnya tingkat literasi digital menjadi tantangan di era perkembangan teknologi, perlunya peningkatan kemampuan literasi digital bagi mahasiswa, salah satunya e-resources dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam penulisan tugas akhir maupun karya ilmiah. Pada realitasnya banyak mahasiswa yang masih menggunakan cara konvensional dalam mencari dan menemukan referensi dalam menulis, yang tentunya sudah tidak efektif lagi digunakan pada masa sekarang. Metode pelaksanaan pengabdian dengan workshop, tutorial dan simulasi untuk mengetahui peningkatan menggunakan metode deskriptif kuanititatif. Sampel dalam penelitian ini 100 mahasiswa semseter 5 UIN SATU Tulungagung. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan pemanfaatan e-resources dan manajemen reference bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman terkait literasi digital, namun perlu ditingkatkan dalam praktinya. Setelah dilaksanakan pelatihan, terjadi peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan manajemen reference dan e-resources sebanyak 60,2% dari sebelumnya  hanya sebanyak 47% mahasiswa. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa terutama mahasiswa pada tingkat akhir dalam membantu menulis tugas akhir. Saran  kegiatan lanjutan berupa pelatihan kepenulisan untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa.
Peran Strategis Pendidikan Islam dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia: Systematic Literature Review Sari, Indah; Fahmi, Muhammad Nabil; Faqihuddin, Achmad
Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tk.v23i1.85817

Abstract

AbstractIslamic Religious Education (PAI) tends to be overlooked in global discussions on achieving the Sustainable Development Goals (SDGs). So far, Islamic involvement in SDG initiatives has mostly focused on economics, philanthropy, and religious moderation. Yet, normatively and historically, PAI holds significant potential to internalize sustainable development values based on Islamic principles. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) method to map current trends in the contributions of PAI toward achieving the SDGs. The literature analyzed comprises journal articles published within the last five years in either Indonesian or English and specifically discusses PAI's role in supporting SDG objectives. The findings reveal that integrating Islamic values into curricula, applying contextual learning approaches, and promoting character building, tolerance, and social responsibility are key contributions of PAI in creating inclusive and sustainable education. This study recommends the systematic integration of Islamic values in PAI to strengthen education’s role in supporting the achievement of quality SDG-aligned education.Keywords: Islamic Religious Education, Sustainable Development, Inclusive Curriculum, Islamic Values, Social ResponsibilityAbstrakPendidikan Agama Islam (PAI) cenderung terabaikan dalam diskursus global tentang pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selama ini, pelibatan Islam dalam proyek SDGs lebih banyak terbatas pada aspek ekonomi, filantropi, dan moderasi beragama. Padahal, secara normatif dan historis, PAI memiliki potensi signifikan dalam menginternalisasikan nilai pembangunan berkelanjutan berbasis Islam. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk memetakan tren terkini mengenai kontribusi PAI dalam mendukung pencapaian SDGs. Literatur yang dianalisis adalah artikel jurnal terbit lima tahun terakhir yang relevan dan berbahasa Indonesia atau Inggris. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, pendekatan pembelajaran kontekstual, serta penguatan karakter, toleransi, dan tanggung jawab sosial menjadi kontribusi nyata PAI dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi sistematis nilai-nilai Islam dalam PAI guna memperkuat peran pendidikan dalam pencapaian SDGs, khususnya tujuan pendidikan berkualitas. Kata kunci : Pendidikan Agama Islam, Pembangunan Berkelanjutan, Kurikulum Inklusif, Nilai-Nilai Islam, Tanggung Jawab Sosial