Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh mathematic anxiety terhadap self confidence peserta didik kelas Negeri 8 Malang; (2) menganalisis pengaruh mathematic anxiety terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas Negeri 8 Malang; (3) menganalisis pengaruh self confidence terhadap motivasi belajar peserta didik kelas Negeri 8 Malang; (4) menganalisis pengaruh self confidence terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas Negeri 8 Malang; serta (5) menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas Negeri 8 Malang. Penelitian ini mengadopsi pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dengan menerapkan desain penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas X SMA Negeri 8 Malang, yang berjumlah 360 peserta didik, dengan sampel berjumlah 98 peserta didik. Intrumen yang digunakan terdiri dari kuisioner dan soal tes. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 11) Terdapat pengaruh yang signifikan mathematic anxiety terhadap self confidence peserta didik, hasil koefisien jalur sebesar -0,631 (p-value = 0,000); 2) Terdapat pengaruh yang signifikan mathematic anxiety terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, hasil koefisien jalur sebesar -0,221 (p-value = 0,015); 3) Tedapat pengaruh yang signifikan self confidence terhadap motivasi belajar peserta didik, dengan hasil koefisien jalur sebesar 0,699 (p-value = 0,000); 4) Terdapat pengaruh yang signifikan self confidence terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, dengan hasil koefisien jalur sebesar 0,525 (p-value = 0,000); serta 5) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, dengan hasil koefisien jalur sebesar 0,248 (p-value = 0,011).