Pembelajaran transformasi geometri di sekolah masih menggunakan buku strimin dan LKPD sehingga kurang menarik serta menyebabkan peserta didik kesulitan memahami materi. Selain itu, keterbatasan fasilitas seperti proyektor dan akses internet membuat penggunaan media pembelajaran digital belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran fisik yang menarik dan mudah digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi transformasi geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan, tingkat validitas, dan tingkat kepraktisan media pembelajaran Papan Transformasi (PAFORMA) pada materi transformasi geometri di SMP. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap Analysis dilakukan observasi, wawancara, dan angket kebutuhan peserta didik yang menunjukkan perlunya media pembelajaran fisik untuk menunjang pembelajaran transformasi geometri. Tahap Design dilakukan perancangan PAFORMA berupa desain board game, wadah pion, wadah kartu, kartu transformasi, kartu posisi, pion, dan buku panduan. Tahap Development meliputi pembuatan produk fisik dan validasi oleh ahli media dan ahli materi, yang melibatkan dua dosen Universitas Mulawarman serta dua guru matematika SMP Negeri 8 Samarinda dengan hasil persentase skor akhir validasi sebesar 85,27% berkriteria “sangat valid”. Tahap Implementation dilaksanakan pada tanggal 12–13 Maret 2026 kepada peserta didik kelas IX A, IX G, dan guru matematika SMP Negeri 8 Samarinda dengan hasil persentase skor akhir sebesar 79,58% berkriteria “praktis”. Tahap Evaluation dilakukan secara formatif melalui revisi berdasarkan saran validator, peserta didik, dan guru. Dengan demikian media pembelajaran Papan Transformasi (PAFORMA) yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran matematika pada materi transformasi geometri.