Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis akibat penurunan fungsi insulin atau resistensi insulin yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Pengelolaan penyakit ini memerlukan pengetahuan yang baik, khususnya dalam pengenalan gejala awal penyakit. Saat ini, edukasi berbasis media interaktif masih jarang diterapkan dalam pemberian pendidikan kesehatan, sehingga diperlukan implementasinya pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk menilai hasil implementasi edukasi berbasis media interaktif mengenai pengetahuan gejala pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Sumberporong. Penelitian ini merupakan deskriptif studi kasus yang melibatkan lima subjek penelitian, dengan pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara dan pengisian kuesioner yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk tabel, narasi, dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan edukasi, tiga subjek berada pada kategori kurang, satu subjek pada kategori cukup, dan satu subjek pada kategori baik. Setelah edukasi diberikan, seluruh subjek mengalami peningkatan pengetahuan, dengan empat subjek mencapai kategori baik dan satu subjek pada kategori cukup. Hal tersebut membuktikan bahwa edukasi berbasis media interaktif menggunakan video edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan gejala pasien diabetes melitus tipe 2. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan metode edukasi yang lebih variatif dan disesuaikan dengan karakteristik subjek, guna meningkatkan efektivitas penyampaian informasi.