Tertiavini
Universitas Indo Global Mandiri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Sumatera Selatan Menggunakan Machine Learning Annisa Maulina; Tertiavini; Agustina Heryati
Jurnal Ilmiah Informatika Global Vol. 17 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiig.v17i02.7147

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang kompleks di Provinsi Sumatera Selatan. Meskipun mengalami penurunan, persentase kemiskinan masih berada di atas rata-rata nasional, sehingga diperlukan analisis yang lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya. Dalam era digital, analisis kemiskinan tidak cukup hanya dengan mengandalkan metode tradisional, tetapi perlu melibatkan pendekatan berbasis teknologi informasi dan analisis data untuk mengungkap pola ekonomi sosial yang mendasarinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang memengaruhi kemiskinan. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan periode 2020 hingga 2024 dengan total 85 data dari 17 kabupaten/kota, mencakup indikator pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan demografi. Analisis dilakukan melalui tahapan pra-pemrosesan data, analisis korelasi, serta pemodelan prediktif menggunakan algoritma Machine Learning. Algoritma XGBoost digunakan pada tahap awal pemodelan, namun hasil evaluasi menunjukkan kinerja yang kurang optimal. Oleh karena itu, dilakukan perbandingan dengan algoritma Random Forest yang menghasilkan performa lebih baik dibandingkan XGBoost dengan nilai R² sebesar 0.654, sehingga ditetapkan sebagai model akhir. Interpretasi menggunakan metode SHAP mengidentifikasi bahwa peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH), PDRB per kapita, Rata-rata Lama Sekolah, Harapan Lama Sekolah, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berkontribusi menurunkan prediksi kemiskinan, sedangkan variabel Jumlah Penduduk dan Pengeluaran per kapita berkontribusi meningkatkan prediksi kemiskinan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan serta program yang lebih tepat sasaran.
Digitalisasi Pencatatan Dan Pemantauan Aset Peralatan Dengan Teknologi Qr Code Di Lingkungan Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1a Khusus M. Alif Micel Saputra; Tertiavini; Nining Ariati
Jurnal Ilmiah Informatika Global Vol. 17 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiig.v17i02.7260

Abstract

Pengelolaan aset peralatan di Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1A Khusus masih menghadapi kendala terkait konsistensi pencatatan, keterlacakan informasi, serta keterpaduan data antar aplikasi seperti SAKTI, SIMAN, dan SADEWA. Kondisi tersebut menimbulkan potensi keterlambatan validasi, kesalahan pencatatan, dan ketidakteraturan dalam pemantauan aset. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem digitalisasi pencatatan dan pemantauan aset peralatan berbasis QR Code yang terintegrasi dan mendukung proses kerja Admin, Validator, dan Kuasa Pengguna Barang (KPB). Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototype, yang meliputi tahap komunikasi, perencanaan cepat, pemodelan, konstruksi, dan penyebaran. Sistem dirancang dengan fitur utama berupa input data aset, validasi dan persetujuan berjenjang, pencetakan label QR Code, pencetakan Dokumen Barang Ruangan (DBR), pelaporan kerusakan dan perbaikan, serta pengelolaan pengguna berbasis role. Hasil perancangan diwujudkan dalam bentuk antarmuka yang interaktif serta mendukung visualisasi data melalui dashboard yang menampilkan ringkasan aset, dan grafik kondisi terbaru. Implementasi QR Code memungkinkan identifikasi aset secara cepat, sementara integrasi alur validasi memperkuat akurasi dan akuntabilitas data. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem informasi yang dirancang untuk mendukung efektivitas, transparansi, dan ketertelusuran pengelolaan aset. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas dengan metode Black-box testing, seluruh fitur utama sistem terbukti berfungsi dengan valid serta adaptif terhadap kebutuhan operasional organisasi peradilan.
Perancangan Arsitektur Enterprise Sistem Informasi Untuk Transformasi Digital Café Di Kota Palembang Menggunakan Framework TOGAF ADM Monica Kamin; Darius Antoni; Tertiavini
Jurnal Ilmiah Informatika Global Vol. 17 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiig.v17i02.7285

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku usaha café untuk meningkatkan kelancaran operasional, kualitas layanan, dan daya saing bisnis. Penelitian ini bertujuan merancang Enterprise Architecture (EA) sistem informasi sebagai pedoman transformasi digital café di Kota Palembang menggunakan framework TOGAF ADM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian sebanyak 3 café di Kota Palembang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik atau pengelola café, sedangkan analisis menggunakan framework TOGAF ADM yang meliputi 7 fase, yaitu Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, Technology Architecture, Opportunities and Solutions, serta Migration Planning. Hasil penelitian menghasilkan blueprint Enterprise Architecture yang mencakup 4 domain arsitektur, yaitu arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Selain itu, penelitian mengidentifikasi 7 peluang dan solusi berdasarkan analisis gap serta menyusun 7 tahapan implementasi dalam roadmap migrasi sistem informasi. Blueprint yang dihasilkan merekomendasikan pengembangan sistem informasi terintegrasi yang mendukung pengelolaan menu digital, pemesanan, pembayaran, promosi, pelaporan, serta infrastruktur teknologi yang aman dan berkelanjutan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan TOGAF ADM mampu menyelaraskan kebutuhan bisnis dengan teknologi informasi secara sistematis sehingga menghasilkan rancangan arsitektur yang terintegrasi dan mudah diimplementasikan. Dengan demikian, blueprint Enterprise Architecture yang dihasilkan dapat dijadikan acuan praktis bagi pengelola café di Kota Palembang dalam merencanakan dan mengimplementasikan transformasi digital secara bertahap dan berkelanjutan.