Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Penyebab Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Anemia di Wilayah Pegunungan dan Pesisir Kabupaten Kebumen: Studi Kualitatif Masruroh Masruroh; Ida Rahmawati; Max Wenno; Tri Subaeti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 33, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.33.1.118-128

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta gangguan pertumbuhan janin. Perbedaan kondisi geografis, sosial, ekonomi, dan akses pelayanan kesehatan antara wilayah pegunungan dan pesisir diduga memengaruhi faktor-faktor penyebab terjadinya KEK dan anemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab KEK dan anemia pada ibu hamil di wilayah pegunungan dan pesisir Kabupaten Kebumen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Informan terdiri atas dua informan kunci dari Dinas Kesehatan, enam informan utama yaitu bidan koordinator puskesmas wilayah pegunungan dan pesisir, serta dua informan pendukung sebagai triangulasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama penyebab KEK dan anemia pada ibu hamil, yaitu rendahnya pendidikan dan pengetahuan, keterbatasan ekonomi yang memengaruhi daya beli pangan serta pola konsumsi yang kurang adekuat, perilaku kesehatan yang belum optimal selama kehamilan, keterbatasan efektivitas edukasi kesehatan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, dan faktor lingkungan yang memengaruhi akses terhadap pangan dan layanan kesehatan. Faktor-faktor tersebut saling berinteraksi dalam menentukan status gizi ibu selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan melalui penguatan edukasi kesehatan, perbaikan pola konsumsi, pemberdayaan keluarga, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan dan kader untuk menurunkan kejadian KEK dan anemia pada ibu hamil.Kata Kunci: anemia, ibu hamil, kekurangan energi kronis, wilayah pegunungan, wilayah pesisir