Penerapan prinsip ergonomi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi tantangan karena sebagian besar proses produksi dilakukan secara manual dengan postur kerja yang kurang ergonomis. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs), menurunkan kenyamanan kerja, serta berdampak pada produktivitas pekerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja mengenai penerapan postur kerja ergonomis pada proses pencetakan tutup galon di UMKM PRIMA, Kota Bekasi. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi kerja, penyuluhan mengenai konsep ergonomi dan pencegahan MSDs, penyusunan prosedur kerja ergonomis, praktik langsung penerapan postur kerja yang benar pada aktivitas duduk dan pengangkatan beban, serta evaluasi melalui wawancara dengan pemilik dan pekerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pekerja memahami pentingnya penerapan postur kerja ergonomis dan mampu mempraktikkan teknik duduk serta pengangkatan beban yang sesuai dengan prinsip ergonomi. Evaluasi pelaksanaan menunjukkan adanya penurunan keluhan nyeri pada bagian pinggang, tangan, dan kaki, serta peningkatan kenyamanan selama bekerja. Selain memberikan manfaat terhadap kesehatan pekerja, penerapan ergonomi juga berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas proses produksi sehingga target produksi lebih mudah dicapai. Dengan demikian, kegiatan edukasi dan praktik penerapan postur kerja ergonomis terbukti memberikan manfaat dalam mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pada UMKM.